179 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Lewat Tol, 50% Ke Arah Timur
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 179.028 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau (Jabodetabek) sepekan jelang Hari Raya Idul Fitri 2023. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama.
Empat Gerbang Tol (GT) utama tersebut yaitu meliputi, GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), lalu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
Total volume lalu lintas atau lalin yang meninggalkan wilayah ini meningkat 11,56% jika dibandingkan normal yaitu dari 160.473 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2022, total volume ini naik 17,3% atau dari 152.594 kendaraan.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan prediksi volume lalin Lebaran 2023 pada periode yang sama, total volume lalu lintas tersebut lebih rendah sebesar 5,7% atau dari 189.769 kendaraan.
Mayoritas kendaraan yang keluar Jabodetabek menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung) yakni 90.416 kendaraan atau sebesar 50,5%. Sedangkan 50.882 kendaraan atau sebesar 28,4% menuju arah Barat (Merak), dan 37.730 kendaraan atau sebesar 21,1% menuju arah Selatan (Puncak).
Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:
Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)
- Kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 56.213 kendaraan. Angka ini meningkat sebesar 69,37% dari kondisi normal.
- Kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 34.203 kendaraan. Jumlahg ini lebih rendah sebesar 9,30% dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 90.416 kendaraan, meningkat sebesar 27,53% dari lalin normal.
Arah Barat (Merak)
Kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak, melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 50.882 kendaraan. Jumlah ini meningkat 6,57% dari lalin normal.
Arah Selatan (Puncak)
Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 37.730 kendaraan. Angka ini lebih rendah sebesar 9,80% dari lalin normal.
Diskon 20% Tarif Tol Jakarta-Cikampek Sudah Berlaku
Sejak Minggu (16/04) pukul 06.00 WIB, Jasa Marga juga sudah memberlakukan program diskon tarif tol untuk tarif terjauh Jalan Tol Jakarta-Cikampek atau Japek sebesar 20%. Pemotongan harga berlaku di GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.
Pada periode arus mudik, diskon tarif 20% ini akan berlaku hingga Selasa, 18 April 2023 pukul 06.00 WIB. Seperti diketahui, pemerintah telah memajukan masa cuti bersama menjadi 19 April 2023 dari jadwal sebelumnya 21 April 2023.
Tidak hanya pada arus mudik, Jasa Marga juga akan memberlakukan diskon tarif 20% di lokasi yang sama pada periode arus balik yaitu Kamis, 27 April 2023 pukul 06.00 hingga Sabtu, 29 April 2023 pukul 06.00 WIB.
Besaran diskon tarif tol 20% berlaku untuk tarif terjauh Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan rincian sebagai berikut:
Kendaraan Golongan I: Semula Rp 20.000 menjadi Rp16.000, diskon sebesar Rp 4.000.
Kendaraan Golongan II dan III: Semula Rp 30.000 menjadi Rp 26.000, diskon sebesar Rp 6.000
Kendaraan Golongan IV dan V: Semula Rp 40.000 menjadi Rp 32.000, diskon sebesar Rp 8.000.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Subakti Syukur meramalkan volume kendaraan di jalan tol akan memuncak pada 18-21 April 2023 saat Mudik Lebaran. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24-26 dan 29-30 April 2023.
"Hindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi puncak arus mudik dan arus balik serta hindari perjalanan di waktu favorit, seperti sehabis waktu sahur atau berbuka puasa," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (17/4).
