Jokowi Fokuskan APBN Tahun Terakhirnya untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem

Andi M. Arief
16 Agustus 2023, 15:47
jokowi, kemiskinan, apbn
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Presiden Joko Widodo (tengah) meninggalkan lokasi Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Presiden Joko Widodo telah menyiapkan belanja negara Rp 3.304 triliun tahun depan. Jokowi mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2024 harus dapat menjawab tantangan dan mendukung agenda pembangunan nasional.

Selain itu, Kepala Negara berharap agar anggaran negara 2024 dapat mendukung kesejahteraan, mempercepat transformasi ekonomi, dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Jokowi menilai hal tersebut penting agar postur APBN tetap sehat dan berkelanjutan dalam jangka menengah dan panjang.

Advertisement

"APBN tahun 2024 didesain untuk menjawab tantangan saat ini sekaligus pada masa yang akan datang," kata Jokowi dalam pidato Nota Keuangan 2023, Rabu (16/8).

Oleh karena itu, Jokowi telah menyiapkan dua strategi untuk jangka menengah dan jangka pendek. Pada strategi jangka pendek, Jokowi berencana untuk fokus mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem.

Jokowi mencatat kemiskinan ekstrem pada Maret 2023 ada sebanyak 1,12% dari total populasi. Angka tersebut telah menyusut dari realisasi Maret 2022 sebanyak 2,04%.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement