Jokowi Dapat Gelar Kehormatan dari Dewan Adat Talaud Sulawesi Utara

Muhamad Fajar Riyandanu
28 Desember 2023, 20:46
Jokowi
BRI
Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo mendapat gelar adat 'Marambe Ambaralla Palunglaa Porodisa' dari Dewan Adat Talaud, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Prosesi penganugerahan gelar adat oleh Dewan Adat Talaud dilaksanakan setelah Jokowi tiba di Bandara Melonguane pada Kamis (28/12), siang.

Ketua Dewan Adat Talaud, Arvan Bawangun, menjelaskan pemberian gelar adat didasari oleh kebijakan Jokowi yang dinilai telah banyak membantu pembangunan bagi masyarakat di Talaud. “Yang dimaksud bahwa tujuan pemberian gelar adat itu adalah dia sebagai pemimpin yang besar, dia bisa mengayomi, melindungi masyarakat Talaud,” kata Arvan dalam siaran pers Sekretariat Presiden.

Arvan melanjutkan, Jokowi telah membantu masyarakat Talaud dalam pemberian dana pusat ke pemerintah daerah. Hal itu membuat pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud dapat menikmati pembangunan dengan dana dari pemerintah pusat.

Adapun prosesi penganugerahan gelar adat diawali dengan “manoroho”. Prosesi tersebut bermakna doa kepada Tuhan yang telah memberikan keselamatan kepada Presiden Jokowi.

 “Doa jemputan, doa terima kasih yang mana Tuhan telah memberikan kesehatan bagi Pak Presiden terutama dalam jalan, tiba di tempat kami dengan selamat,” ujar Arvan.

Dalam penganugerahan gelar adat tersebut, Jokowi tampak diberikan dan dipasangkan tutup kepala berupa 'parudante pangasso' yang bermakna keagungan dan kemuliaan. Selain itu, Dewan Adat Talaud juga menyematkan selendang 'sarumbaing' yang bermakna mengayomi dan merangkul.

Jokowi bertolak ke Sulawesi Utara untuk melangsungkan kunjugan kerja berupa peresmian Stasiun Bumi Satelit Republik Indonesia atau satelit Satria 1 dan 4.988 proyek Base Transceiver Station atau BTS 4G. Jokowi juga meninjau proyek Jalan Lingkar Karakelang. 

Presiden mengatakan pengerjaan jalan di pulau terluar dan terdepan tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2015 hingga 2023 untuk pembangunan infrastruktur secara merata dan berkeadilan.

“Ini di Kabupaten Kepulauan Talaud dari 2015 sampai 2023 anggaran sebesar Rp1,13 triliun telah diberikan untuk urusan infrastruktur jalan yang menyangkut kurang lebih 199 kilometer, dikerjakan, diperbaiki, diaspal yang dulu sebelumnya tanah,” kata Jokowi.

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, Jalan Lingkar Talaud memiliki total panjang 199 kilometer. Pada tahun 2024, ditargetkan seluruh Jalan Lingkar Talaud sudah beraspal dengan tingkat kemantapan 97%.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...