Istana Serahkan Bawaslu Soal Pose Dua Jari dari Mobil Kepresidenan

Muhamad Fajar Riyandanu
29 Januari 2024, 19:39
istana, salam dua jari, mobil presiden
Antara
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pihak Istana Kepresidenan berkomentar soal munculnya simbol dua jari dari iring-iringan mobil kepresidenan berpelat merah 'INDONESIA 1' saat melintas di Jawa Tengah pada Senin (22/1). Mereka mempersilakan Badan Pengawas Pemilu memeriksa hal tersebut.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengatakan bahwa penilaian unsur dugaan pelanggaran kecurangan pemilu merupakan tugas dan wewenang dari Bawaslu.

"Biarkan itu dilihat oleh Bawaslu," kata Ari di Kantor Kementerian Sekretariat Negara pada Senin (29/1).

Kendati demikian, Ari mengatakan bahwa pose dua jari yang muncul dari mobil kepresidenan merupakan ekspresi untuk menyapa dan mendekatkan diri dengan masyarakat.

"Mari kita cek apa seperti apa kejadian sebenarnya. Tapi intinya itu upaya presiden untuk menyapa masyarakat," ujarnya.

Ari pun tak menjelaskan secara lebih jauh terkait sosok yang memperagakan pose dua jari yang sempat viral dan tersebar di media sosial X. Dalam video berdurasi 11 detik tersebut, terlihat seseorang dengan kemeja putih lengan panjang dalam mobil 'INDONESIA 1' memberikan salam dua jari.

Gestur dua jari yang keluar dari mobil kepresidenan juga mendapat telah mendapat sorotan dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Ma'ruf menyerahkan hal tersebut ke Bawaslu.

Ma'ruf menjelaskan segala tindakan yang menyangkut pemilu merupakan ranah Bawaslu untuk menilai ada atau tidaknya dugaan pelanggaran kampanye. "Itu urusan Bawaslu saja," kata Ma'ruf di Istana Wakil Presiden Jakarta pada Kamis (25/1).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pose salam dua jari merupakan aksi spontan saat menyapa masyarakat yang menunggu iring-iringan rombongan presiden di pinggir jalan.

“Ya, kan, menyenangkan. Menyenangkan," kata Jokowi di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu (24/1).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...