Pemindahan Ribuan ASN ke IKN Molor hingga September, Apa Alasannya?

Ameidyo Daud Nasution
26 Februari 2024, 16:55
ikn, asn, pns
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Pegawai Negri Sipil upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi, Jakarta (17/8).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah memundurkan jadwal pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Juli menjadi September 2024. Hal tersebut merupakan arahan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Mundurnya jadwal pemindahan karena apartemen yang ada digunakan sepenuhnya untuk tamu upacara HUT RI pada Agustus 2024.

"Atas arahan Mensesneg yang terbaru dan berkoordinasi dengan Kemenpan-RB Insya Allah nanti sebelum Oktober 2024," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Azwar Anas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/2).

Nantinya, sebanyak 6.000 ASN akan dipindahkan pada September 2024. Angkanya disesuaikan dengan jumlah hunian yang tengah dibangun.

"Lintas kementerian dan lembaga, termasuk TNI Polri," kata Azwar.

Realisasi investasi di IKN capai Rp47,5 triliun
Realisasi investasi di IKN capai Rp47,5 triliun (ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga/rwa.)

Mereka yang pindah ke IKN akan diberikan sejumlah tunjangan. Beberapa di antaranya tunjangan kepindahan hingga tunjangan untuk mengatasi mahalnya harga kebutuhan hidup.

"Benefit berikutnya, saya kira di sana kantornya sehat, semua digital," katanya.

Sedangkan KemenPAN-RB menyiapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik bagi ASN yang bekerja di IKN. Azwar berharap seluruh sistem sudah tersedia saat para pegawai pindah ke Kalimantan Timur.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Amelia Yesidora

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...