PKS Temukan Dugaan Penggelembungan Suara 2 Partai di Depok dan Bekasi
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menemukan dugaan kasus penggelembungan suara di Daerah Pemilihan Jawa Barat VI. Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri mengatakan di dapil yang meliputi Kota Depok dan Bekasi ini, ada 4.236 suara yang bertambah secara tidak sah untuk Partai Nasdem dan Partai Amanat Nasional alias PAN.
Ahmad Mabruri menyebutkan kasus pertama ada di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Berdasar laporan Dewan Pimpinan Cabang PKS Sukmajaya dan saksi Panitia Pemilihan Kecamatan per Senin (4/3), ada penambahan suara untuk DPR RI, terutama Partai Nasdem. Jumlahnya meningkat 2.506 suara, dari 7.250 suara menjadi 9.576 suara,
“Saksi PPK PKS kemudian meminta agar dilakukan proses penghitungan suara ulang dengan mengacu pada dokumen C-Hasil. Setelah dilakukan pengecekan ulang, akhirnya suara kembali sesuai dengan penghitungan semula,” kata Mabruri dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (6/3).
Kasus kedua terjadi atas laporan Ketua DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono. Di Kecamatan Sawangan, Kota Depok, ada dugaan penggelembungan total 580 suara di tiga kelurahan dalam Pemilihan Legislatif di Partai Nasdem.
Rinciannya, ada 153 suara di Kelurahan Kedaung, 177 suara di Kelurahan Sawangan Baru, dan 250 suara di Kelurahan Pengasingan. Dalam laporan itu, disebut angka ini diambil dari suara yang tidak sah.
Dugaan kecurangan serupa terjadi pada dua kecamatan di Kota Bekasi. Pertama, laporan DPC PKS Pondok Gede pada Sabtu (2/3) di Kecamatan Pondok Gede bahwa ada penambahan 520 suara untuk DPR RI, terutama dari partai PAN.
Suara ini terbagi di beberapa kelurahan yakni Kelurahan Jatiwaringin naik 105 suara, Kelurahan Jatibening naik 100 suara, Kelurahan Jatimakmur naik 100 suara. Kemudian dari Kelurahan Jatibening Baru naik 115 suara dan Kelurahan Jati Cempaka naik 100 suara.
“Melalui proses advokasi, akhirnya suara kembali sesuai dengan penghitungan semula," kata Mabruri.
Kasus kedua di Kota Bekasi terjadi di Kecamatan Bekasi Barat. Laporan DPC PKS Bekasi Barat pada Senin (4/3) menemukan suara DPR RI dari PAN melonjak hingga 630 suara.
Ini terjadi di Kelurahan Bintara naik 300 suara, Kelurahan Bintara Jaya naik 30 suara, dan Kelurahan Kranji naik 300 suara. Sama seperti di Kecamatan Pondok Gede, jumlah suara kembali sesuai dengan seharusnya setelah adanya advokasi.
"Kami akan bersikap tegas dan akan memproses secara hukum sesuai dengan peraturan dan Undang-undang yang berlaku jika kecurangan masih berlanjut," kata Mabruri.
Belum ada konfirmasi dari pihak PAN dan Nasdem soal temuan PKS ini. Hingga berita ini ditulis, Sekretaris Jenderal Nasdem Hermawi Taslim, Ketua DPP PAN Bima Arya, dan politisi PAN Bara Hasibuan masih belum merespon pesan singkat Katadata.co.id.
