Ramai Kecaman ke Polisi Usai Band Sukatani Tarik Lagu 'Bayar Bayar Bayar'

Ade Rosman
21 Februari 2025, 13:47
polisi, sukatani, band
Instagram/Sukatani.band
Band bergenre punk Sukatani. Foto: Instagram/Sukatani.band
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Grup band punk new wave asal Purbalingga, Jawa Tengah Sukatani, disoroti usai mengunggah video permintaan maaf pada Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan institusi Polri atas lagu ciptaan mereka dengan judul 'Bayar Bayar Bayar' pada Kamis (20/2).

Dalam video permintaan maaf yang diunggah di Instagram @sukatani.band, mereka membuka identitas aslinya yakni Muhammad Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra Indriyati alias Twister Angel. Duo tersebut dalam penampilannya kerap memakai topeng menggunakan atribut yang menjadi ciri khas mereka. 

Tak hanya meminta maaf, keduanya juga menarik lagi tersebut di seluruh platform pemutar musik. Berikut bunyi permohonan maaf mereka di media sosiak;:

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul lagu 'Bayar Bayar Bayar', yang liriknya 'bayar polisi', yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial," kata Alectroguy.

Tragedi ini menimbulkan respons masyarakat. Video tersebut dinilai sebagai bentuk intimidasi dari institusi Polri kepada Sukatani. Tagar #kamibersamasukatani hingga #1312 pun ramai digunakan sebagai bentuk solidaritas dan kemuakan terhadap korps Bhayangkara.

Beredar informasi, Sukatani sempat diikuti oleh aparat kepolisian, sebelum akhirnya ditangkap di tengah perjalanan dan dipaksa membuat klarifikasi serta permohonan maaf. Salah satu personilnya bahkan disebut sampai dipecat dari pekerjaannya sebagai guru karena adanya surat dari aparat.

Adapun, lirik lagu 'Bayar Bayar Bayar' milik Sukatani, sebagai berikut:

Mau bikin SIM, bayar polisi
Ketilang di jalan, bayar polisi
Touring motor gede, bayar polisi
Angkot mau ngetem, bayar polisi
Aduh, aduh, ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi
Mau bikin gigs, bayar polisi
Lapor barang hilang, bayar polisi
Masuk ke penjara, bayar polisi
Keluar penjara, bayar polisi
Aduh, aduh, ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi
Mau korupsi, bayar polisi
Mau gusur rumah, bayar polisi
Mau babat hutan, bayar polisi
Mau jadi polisi, bayar polisi
Aduh, aduh, ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Polri Nyatakan Antikritik, Bantah Intimitasi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kepolisian tak antikritik. Ia menyebut, hal itu sesuai dengan arahan Sigit selaku Kapolri.

"Komitmen dan konsistensi, Polri terus berupaya menjadi organisasi yang modern yaitu Polri Tidak Anti Kritik. Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kerap menegaskan hal tersebut kepada seluruh jajaran," kata Trunoyudo kepada awak media, dikutip Jumat (21/2). 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...