Kapolri Ajak Band Sukatani Jadi Duta Polri Setelah Lagunya Viral


Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengajak Band Sukatani untuk menjadi duta Polri, setelah lagunya yang berisi kritikan terhadap polisi viral.
Sigit mengatakan usulan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk berbenah menjadi lebih baik. Ia juga menegaskan kepolisian tidak anti kritik dan menerima berbagai masukan yang diberikan oleh masyarakat.
“Nanti kalau Band Sukatani berkenan, akan kami jadikan juri atau duta untuk Polri,” ujarnya, dilansir dari Antara, Minggu (23/2).
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Div Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa Polri menuju organisasi yang modern dengan tidak anti kritik. Ia mengatakan bahwa Polri pernah memberikan forum penyampaian kritik melalui kegiatan seni, salah satunya stand up comedy.
“Kami ada stand up comedy. Bagaimana dengan segmen-segmen komunitas-komunitas itu bisa memberikan masukan melalui kritik,” ujarnya.
Sebelumnya, grup musik Sukatani melalui unggahan di media sosial Instagram, @sukatani.band, Kamis (20/2), menyampaikan permohonan maaf terhadap Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan institusi Polri terhadap lagu Bayar Bayar Bayar.
"Memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul lagu Bayar Bayar Bayar, yang liriknya bayar polisi, yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial, yang pernah saya upload ke platform Spotify, yang sebenarnya lagu itu saya ciptakan untuk oknum Kepolisian yang melanggar peraturan," kata Alectroguy selaku gitaris Sukatani dalam unggahan tersebut.
Tak hanya meminta maaf, keduanya juga menarik lagi tersebut di seluruh platform pemutar musik. Berikut bunyi permohonan maaf mereka di media sosial.