Prabowo Setujui Tambahan Anggaran Makan Siang Gratis untuk 82,9 Juta Penerima
Presiden Prabowo Subianto memberikan lampu hijau terkait rencana penambahan anggaran untuk program makan bergizi gratis (MBG) tahun ini. Tambahan anggaran untuk mempercepat distribusi paket MBG kepada 82,9 juta penerima hingga akhir Desember tahun ini.
“Ya itu kan memang sudah dianggarkan,” kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (3/3), malam.
Dadan menyampaikan pencairan dana anggaran tambahan MBG masih menunggu proses kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang akan bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG alias dapur pusat MBG.
“Jika sudah dipastikan, maka harus dibicarakan dulu bersama Komisi IX DPR untuk mekanisme anggarannya,” ujar Dadan.
Dosen Departemen Proteksi Tanaman Institut Pertanian Bogor (IPB) itu menyampaikan alokasi dana eksisting tahun ini senilai Rp 71 triliun hanya mampu memenuhi kebutuhan MBG untuk 17,5 juta penerima.
Dadan pun mengatakan percepatan penyaluran distribusi makan gratis memerlukan tambahan anggaran Rp 25 trilun per bulan. “Semisal infrastrukturnya siap di September maka tambahannya Rp 100 triliun, kalau siapnya Oktober tambahannya Rp 75 triliun,” kata Dadan.
Adapun total sasaran penerima MBG 82,9 juta orang awalnya merupakan target jangka panjang secara berharap sampai 2029. Program makan gratis ini telah mulai berjalan pada 6 Januari 2025 untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, serta anak sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA, baik di sekolah umum maupun sekolah keagamaan.
Dadan mengatakan, peningkatan anggaran program MBG ditujukan untuk mengoptimalkan penyaluran makan gratis dengan memperbanyak pasokan bahan baku, pembangunan kemitraan SPPG hingga biaya operasional dan pelatihan SDM.
