Prabowo Percepat Distribusi MBG untuk 82,9 Juta Warga Mulai November
Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mempercepat penyaluran Makan Bergizi Gratis atau MBG kepada 82,9 juta penerima mulai November. Awalnya, angka ini merupakan target jangka panjang yakni sampai 2029.
“Sasaran pemerintah November 2025 ini akan mencapai seluruh 82,9 penerima manfaat. Anak-anak dan ibu hamil akan menerima makan bergizi tiap hari,” kata Prabowo saat memberikan arahan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas di SDN Cimahpar 5 Bogor, Jawa Barat pada Jumat (2/5), sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG berjalan mulai 6 Januari untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, serta anak sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA, baik di sekolah umum maupun sekolah keagamaan.
Prabowo menyampaikan MBG sudah didistribusikan kepada tiga juta penerima manfaat. Dia memproyeksikan penyaluran Makan Bergizi Gratis dapat mencapai empat juta penerima pada bulan depan.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan program MBG memicu perputaran ekonomi lokal yang signifikan mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Peningkatannya diperkirakan 400% - 500%. “Ini mungkin belum pernah terjadi di negara manapun dalam waktu-waktu belakangan ini,” ujarnya.
Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Dadan Hindayana mengatakan alokasi dana eksisting tahun ini Rp 71 triliun hanya mampu memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis untuk 17,5 juta penerima.
Dadan pun mengatakan percepatan penyaluran distribusi MBG memerlukan tambahan anggaran Rp 25 triliun per bulan. “Misalnya, infrastruktur siap pada September, maka tambahannya Rp 100 triliun. Jika siap Oktober, maka tambahannya Rp 75 triliun,” kata doa di Istana Merdeka Jakarta pada Maret.
Dadan mengatakan peningkatan anggaran program MBG bertujuan mengoptimalkan penyaluran dengan memperbanyak pasokan bahan baku, pembangunan kemitraan SPPG hingga biaya operasional dan pelatihan sumber daya manusia.
