BPOM Catat 17 Kasus Keracunan MBG Sejak Awal 2025, Minta Sanitasi Dapur Dibenahi

Ade Rosman
15 Mei 2025, 14:16
mbg, bpom, keracunan
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/YU
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Temuan kasus keracunan Makan Bergiiz Gratis (MBG) masih terus terjadi. Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) mencatat 17 kasus keracunan MBG di 10 provinsi dari 6 Januari hingga 12 Mei 2025.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan penyebab utama keracunan diakibatkan bahan awal pangan atau mentah yang terkontaminasi saat diolah serta disimpan. Penyebab lainnya disebabkan karena pertumbuhan dan perkembangan bakteri yang dipengaruhi oleh suhu serta waktu penyimpanan makanan.

"Contohnya, ada beberapa makanan dimasak terlalu cepat sehingga lambat distribusikan. Sehingga menimbulkan kejadian luar biasa (keracunan) atau pada anak-anak kita," kata Ikrar saat rapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5).

Ikrar mengatakan, penyebab selanjutnya berkaitan dengan sanitasi dan higienitas karena kegagalan pengendalian keamanan dapur MBG. POM menyatakan siap memberikan pendampingan dalam proses produksi di dapur MBG.

"Sebagian mungkin dapurnya itu perlu diperbaiki. Badan POM berkomitmen untuk memberikan pendampingan pada petugas khususnya yang berhubungan dengan dapur," kata Ikrar.

Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah memberikan peringatan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menggelar MBG. Mereka akan memberikan teguran kepada satuan pelayanan jika terbukti menggunakan bahan makanan dalam kondisi yang kurang baik.

"Kami bekerja sama dengan puskesmas. Seluruh biaya pengobatan itu ditanggung oleh BGN," kata Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional Tigor Pangaribuan seperti dikutip dari Antara, Selasa (13/5).

Respons BGN diberikan usai munculnya kasus baru keracunan MBG di Bogor, Jawa Barat. Ratusan pelajar di Bogor, Jawa Barat mengalami keracunan setelah menyantap MBG.


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...