Prabowo Bertemu Pimpinan Industri Pertahanan Turki, Bahas Pengembangan Alutsista

Muhamad Fajar Riyandanu
16 Mei 2025, 20:21
Prabowo
Haluk Görgün (X)
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Badan Industri Pertahanan Turki (SSB) Haluk Görgün di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/5). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan strategis antara Indonesia dan Turki di sektor industri pertahanan.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Badan Industri Pertahanan Turki (SSB) Haluk Görgün di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/5). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan strategis antara Indonesia dan Turki di sektor industri pertahanan.

Görgün tiba di Istana sekitar pukul 16.40 WIB didampingi tujuh ajudannya. Dia memasuki kompleks Istana Merdeka melalui gerbang 'pilar' yang menghadap Jalan Veteran, Jakarta.

Saat dimintai keterangan sebelum pertemuan, Görgün hanya menyampaikan antusiasmenya. “It’s nice to be in Indonesia,” ujarnya singkat sambil berjalan masuk menuju Istana.

Melalui akun media sosial X @halukgorgun, Görgün mengunggah dokumentasi pertemuan tersebut dan menjelaskan bahwa selain bertemu Prabowo, ia juga berdiskusi dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Ia menyebut pertemuan itu sebagai forum evaluasi untuk mengubah kerja sama strategis menjadi proyek konkret, terutama dalam pengembangan teknologi tinggi di sektor alutsista udara.

“Dengan kekuatan rekayasa dan akumulasi teknologi yang dimiliki Turki, kami bertekad untuk membangun kerja sama industri pertahanan yang lebih dalam dan konstruktif dengan negara sahabat kami, Indonesia,” tulis Görgün.

Kunjungan ini memperkuat tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan dan Prabowo di Istana Bogor pada Februari lalu.

Saat itu, kedua negara menyepakati 12 nota kesepahaman (MoU), termasuk kerja sama strategis industri pertahanan antara Kementerian Pertahanan RI dan Sekretariat Industri Pertahanan Kepresidenan Turki. Penandatanganan dilakukan oleh Haluk Görgün dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...