Ribuan Buruh Batal Gelar Demo di Depan Istana dan DPR Hari Ini, Apa Alasannya?

Ade Rosman
3 Juni 2025, 09:08
said iqbal, buruh, bumn, pt pos indonesia
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YU
Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, pembahasan mengena isu pensiunan PT Pos dan Mitra Pos akan dilakukan melalui pertemuan dan perundingan dengan Menteri BUMN dan pimpinan Danantara pada Kamis (5/6).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Partai Buruh dan Koalisi Serikat Pekerja (KSP-PB) membatalkan rencana aksi unjuk rasa yang semula akan digelar di depan Istana Negara dan Gedung DPR pada Selasa (3/6).

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, batalnya demo hari ini merupakan hasil diskusi mereka dengan DPR. Mereka mendapatkan titik temu untuk mencari kesepakatan yang dapat diterima buruh serta pemerintah mengenai empat tuntutan yang sebelumnya digemborkan.

Said Iqbal mengatakan, pembahasan mengenai isu pensiunan PT Pos dan Mitra Pos akan dilakukan melalui pertemuan dan perundingan dengan Menteri BUMN dan pimpinan Danantara pada Kamis (5/6). Berdasarkan hal itu, Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh bersepakat untuk membatalkan aksi hari ini.

"Dengan demikian, aksi ribuan buruh pada tanggal 3 Juni 2025 resmi dibatalkan," kata Said Iqbal, dalam keterangannya, dikutip Selasa (3/6).

Ia mengatakan, buruh berharap akan ada hasil kesepakatan dalam perundingan tersebut, khususnya mengenai pensiunan dan mitra PT Pos Indonesia

Adapun, empat isu yang disorot oleh KSP-PB, yakni:

  1. Tolak Penghapusan Sumbangan dan Tunjangan Pensiunan PT Pos Indonesia
  2. Angkat Perbudakan Mitra Pos menjadi Karyawan Langsung PT Pos Indonesia
  3. Tolak Kenaikan Iuran dan KRIS BPJS Kesehatan
  4.  Stop PHK - Hapus Outsorcing



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...