Dampak Gempa Rusia, Pekerja PLTN Fukushima di Jepang Dievakuasi
Gempa yang terjadi di Rusia hari ini turut berdampak ke negara-negara tetangganya. Para pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima di timur laut Jepang dievakuasi karena gempa tersebut.
"Kami telah mengevakuasi semua pekerja dan karyawan," kata juru bicara operator Fukushima, TEPCO dikutip dari AFP, Rabu (30/7).
Pihak operator juga mengatakan pengamatan dampak gempa kepada PLTN sudah dilakukan. Mereka mengatakan tak ada kelainan yang diamati di lokasi pembangkit listrik.
PLTN Fukushima pernah lumpuh saat Jepang dihantam gempa dan tsunami pada 2011 silam. Saat itu, Pemerintah Jepang sampai mengumumkan darurat nuklir karena kerusakan PLTN tersebut.
Rusia, Jepang, dan pantai Pasifik Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan tsunami untuk sebagian wilayahnya setelah gempa dahsyat berkekuatan 8,8 magnitudo mengguncang lepas pantai timur jauh Rusia, pada Selasa (29/7).
Melansir laporan CNN, gempa ini merupakan yang terkuat sejak 2011, ketika gempa mega berkekuatan 9,0-9,1 magnitudo melanda timur laut Jepang.
Pusat gempa terletak di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia timur jauh, sebuah wilayah terpencil di negara itu yang jarang penduduknya. Kamchatka adalah bagian dari Cincin Api Pasifik, sebuah area aktivitas seismik dan vulkanik yang intens di kedua sisi Samudra Pasifik.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini tsunami dari dampak gempa tersebut. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa tersebut berpotensi memicu tsunami dengan status waspada di beberapa wilayah Indonesia. Gelombang tsunami diperkirakan berketinggian kurang dari 0,5 meter.
