Profil Tandyo Budi Revita, Wakil Panglima TNI Pertama dalam 25 Tahun Terakhir

Ade Rosman
11 Agustus 2025, 12:33
tandyo budi revita, wakil panglima tni, tni
TNI AD
Jenderal TNI Tandyo Budi Revita
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus Kopassus TNI Angkatan Darat, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8).

Tandyo menjadi perwira tinggi bintang empat pertama yang mengisi kursi Wakil Panglima TNI setelah jabatan itu kosong selama kurang lebih 25 tahun.

Jenderal Tandyo dilantik Prabowo dalam prosesi penganugerahan jenderal kehormatan kepada beberapa perwira TNI dan melantik beberapa kepala badan baru di lingkungan Kementerian Pertahanan.

Prabowo mempertahankan posisi Wakil Panglima TNI sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 84 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 66 Tahun 2019. Dalam Perpres itu, Presiden Prabowo menambah dan mengubah sejumlah organisasi di internal TNI, termasuk di tiga matra TNI.

Profil Tandyo Budi Revita

Tandyo Budi Revita lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 21 Februari 1969. Ia lulus dari Akademi Militer Magelang pada 1991, satu angkatan dengan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.

Ia berasal dari kecabangan Infanteri (Kostrad), dan telah menjabat berbagai posisi strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat dan Kementerian Pertahanan sebelum akhirnya dilantik sebagai Wakil Panglima TNI.

Ayahnya merupakan seorang guru di Solo, ibunya ibu rumah tangga. Kakaknya merupakan Mayor Jenderal TNI (Purn) Nugroho Budi Wiryanto, mantan Pangdam III/Siliwangi dan Wakil Irjenad.

Berbagai pelatihan dan pendidikan militer yang ditempuhnya yakni Sesarcabif, Dik PARA & PARA Madya, Diklapa I & II, Dik Pemburu, Dikreg XLIV Seskoad (2006), Susdanyon Sesko TNI, Lemhannas RI.

Sejumlah jabatan yang pernah didudukinya di TNI AD dan Kementerian Pertahanan yakni: Komandan Tim Khusus Combat Intelligence (CI) Yonif Linud 330/Tri Dharma (1995), Danyonif Linud 330/Tri Dharma (2011), Danbrigif Linud 17/Kujang I (2011–2012), Asops Kasdam VII/Wirabuana (2014) Danrindam IX/Udayana (2015), Danmentar Akmil (2015), Danrem 142/Taroada Tarogau (2016), Paban III/Sopsad (2017–2018), Paban III/Latgab Sops TNI (2018).

Ia juga pernah menjadi Direktur Bela Negara, Ditjen Pothan Kemhan (2018–2019), Direktur Kerja Sama Pertahanan, Ditjen Strahan Kemhan (2019–2021), Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kemhan (2021–2023), Pangdam IV/Diponegoro (2023–2024), Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) (2024–2025).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya, Total kekayaan Tandyo Budi tercatat lebih dari Rp 6,6 miliar, tepatnya Rp 6.694.806.918. Sejumlah aset dimilikinya yang terdiri dari tanah dan bangunan, hingga kendaraan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...