Ketua MPR Muzani Sebut Krisis Gaza Penuhi Unsur Genosida
Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan dalam pidato sidang bersama MPR, DPR dan DPD 2025, bahwa krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina sudah memenuhi unsur genosida.
Ahmad Muzani menyebutkan konflik bersenjata Israel dan Palestina di Jalur Gaza menelan korban hampir 100 ribu jiwa, dengan mayoritas perempuan dan anak-anak.
Sekretaris Jenderal atau Sekjen Partai Gerindra 2008 - 2025 itu juga menyoroti hancurnya fasilitas umum rumah sakit dan sekolah di Gaza, Palestina yang kini hanya menyisakan puing-puing bangunan.
“Konflik berkepanjangan dan kebiadaban yang memenuhi syarat unsur genosida di Gaza, Palestina. Hampir 100 ribu nyawa melayang,” kata Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu saat menyampaikan pidato di Gedung Parlemen Senayan Jakarta pada Kamis (15/8).
Ketua MPR juga menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia yang harus tetap konsisten berpihak pada kemanusiaan, termasuk dukungan kepada kemerdekaan Palestina. Ia menekankan bahwa perayaan hari ulang tahun ke-80 kemerdekaan Indonesia juga harus diiringi kepedulian terhadap penderitaan bangsa lain.
“Di tengah kebahagiaan kita, jutaan manusia di belahan bumi lain justru kehilangan hak-hak dasar yakni hak untuk hidup, hak untuk memiliki rumah, bahkan hak untuk menyambut masa depan,” ujar Ahmad Muzani.
Pada forum tersebut, Ketua MPR turut mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang kerap menyuarakan perdamaian dunia dan mendukung kemerdekaan Palestina dalam forum-forum internasional.
Menurut Ahmad Muzani, sikap Prabowo merupakan komitmen Indonesia dalam menentang aksi penjajahan terhadap suatu bangsa.
“MPR menyambut baik ikhtiar yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto yang selalu menyuarakan perdamaian dalam berbagai forum internasional tentang tata kelola dunia baru termasuk dukungannya terhadap kemerdekaan bangsa Palestina,” ujarnya.
