TNI Terjunkan 800 Ton Bantuan Logistik untuk Gaza di Momen HUT ke-80 RI

Ira Guslina Sufa
18 Agustus 2025, 17:32
Prajurit TNI AU dari Wing Udara 1 Angkut Lanud Halim Perdanakusuma berdoa sebelum lepas landas saat pelepasan Satuan tugas (Satgas) Merah Putih II untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/8/2025).
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz
Prajurit TNI AU dari Wing Udara 1 Angkut Lanud Halim Perdanakusuma berdoa sebelum lepas landas saat pelepasan Satuan tugas (Satgas) Merah Putih II untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

TNI melalui Satgas Garuda Merah Putih-II mendaratkan bantuan logistik dengan metode air drop di Jalur Gaza, Palestina tepat pada perayaan HUT ke-80 RI (17/8). Air drop merupakan salah satu cara menyalurkan bantuan dengan menjatuhkan dari pesawat untuk warga

Bantuan berupa bahan makanan pokok, makanan siap saji, dan kebutuhan dasar dikirim melalui metode airdrop agar dapat menjangkau wilayah yang sulit ditembus jalur darat. Tercatat total bantuan yang diberikan Indonesia sebesar 800 ton. 

Bantuan tersebut diterjunkan di 10 titik wilayah Gaza yang sudah dipastikan aman. Kementerian Pertahanan mengatakan bantuan diterbangka dari Amman, Yordania menggunakan dua pesawat C-130J Super Hercules. 

Misi ini dilaksanakan atas perintah langsung Presiden RI Prabowo Subianto (@prabowo). Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang menjelaskan pengiriman bantuan logistik atas kerja sama TNI, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Pesawat tersebut berangkat dari King Abdullah II Air Base, Amman, Yordania pukul 10.37 waktu setempat untuk melaksanakan misi air drop di jalur Gaza.

"Setelah melaksanakan misi air drop bantuan, kedua pesawat kembali mendarat dengan selamat di pangkalan aju pada pukul 12.25 waktu Yordania," kata Frega.

Pada saat yang sama, Komandan Satgas Garuda Merah Putih II Kolonel Penerbang Puguh Yulianto menyampaikan misi berjalan dengan lancar. Dia menjelaskan misi ini dilaksanakan atas perintah langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjunjung tinggi solidaritas kemanusiaan internasional.

"Keberhasilan misi kemanusiaan pada momen kemerdekaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga bukti nyata kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia," jelas Puguh.




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...