Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer, dari Relawan Jokowi hingga Terciduk KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tengkap tangan (OTT) di Kementerian Ketenagakerjaan. Salah satu yang ditangkap adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel.
"Benar (Immanuel Ebenezer ditangkap)," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto kepada awak media, Kamis (21/8).
Fitroh mengatakan Immanuel Ebenezer terjaring OTT terkait dugaan pemerasan terhadap perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3. Meski demikian, belum ada penjelasan lebih lanjut soal kasus ini.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut. Immanuel Ebenezer merupakan anggota Kabinet Merah Putih yang pertama diciduk KPK.
Relawan Jokowi hingga Prabowo
Pria kelahiran Pekanbaru, Riau, 22 Juli 1975 ini resmi diangkat Presiden Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024. Namanya mulai muncul saat bergabung dalam jaringan aktivis 1998.
Namanya semakin dikenal saat menjadi Ketua Umum re1lawan Jokowi Mania (Joman) saat Pilpres 2019. Saat itu, Joman berada di barisan relawan yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.
Pada 2021, Noel diangkat menjadi Komisaris Utama PT Mega Eltra yang merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia. Jabatan itu diembannya hingga Maret 2022 sebelum dirinya dicopot.
Jelang Pemilu 2024 Noel bergeser haluan dari awalnya mendukung Ganjar Pranowo menjadi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Noel bahkan memimpin kelompok relawan Prabowo Mania 08.
Bersamaan itu, ia juga bergabung dengan Partai Gerindra dan menjadi calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari daerah pemilihan Kalimantan Utara. Meski demikian, Noel tak terpilih dan gagal melaju ke Senayan.
Gagal menjadi legislator, Immanuel Ebenezer lalu ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Meski demikian, hanya 10 bulan menjabat, ia terkena OTT oleh KPK.
