Lisa Mariana Akui Terima Uang dari Ridwan Kamil di Kasus BJB: Buat Anak Saya
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa selebgram Lisa Mariana sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan penempatan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB).
Usai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/8), Lisa mengaku menerima aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
“Hari ini sudah selesai. Saya menjadi saksi pemeriksaan Bank BJB (terkait) Ridwan Kamil, ya,” kata Lisa.
Kepada penyidik, Lisa menyatakan telah memberikan keterangan sesuai pengetahuannya. Ia juga membenarkan adanya aliran dana dari Ridwan Kamil, meski tidak merinci jumlah maupun bentuknya.
“(Benar dapat aliran dana dari RK) ya, kan, buat anak saya,” ujar Lisa singkat.
Kuasa hukum Lisa, Johnboy Nababan, menegaskan kliennya siap kembali memberikan keterangan maupun bukti tambahan jika kembali dipanggil oleh penyidik.
KPK saat ini tengah mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan penempatan iklan di Bank BJB yang terjadi saat Ridwan Kamil menjabat Gubernur Jawa Barat.
Sejauh ini, KPK telah menetapkan mantan Direktur Utama BJB, Yuddy Renaldi, sebagai tersangka. Selain Yuddy, ada pula Pimpinan Divisi Corsec BJB, Widi Hartono, yang turut ditetapkan tersangka.
KPK juga menjerat pengendali agensi Antedja Muliatana dan Cakrawala Kreasi Mandiri, Ikin Asikin Dulmanan, serta pengendali agensi BSC Advertising dan WSBE, Suhendrik. Satu nama lainnya adalah pengendali agensi CKMB dan CKSB, Sophan Jaya Kusuma.
Pada 10 Maret 2025, tim KPK juga menggeledah sejumlah lokasi, termasuk kantor pusat BJB di Bandung serta kediaman Ridwan Kamil.
