Profil Didit Herdiawan, Bos Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa
Presiden Prabowo Subianto melantik Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Didit Herdiawan Ashaf, menjadi Kapala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (Pantura) Jawa. Seremoni pelantikan Didit berlangsung di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (25/8), melalui Keputusan Presiden Nomor 76 P tahun 2025.
Didit akan mengurus lembaga khusus yang menangani pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall di Pantura. Tanggul tersebut akan membentang dari Banten hingga Jawa Timur.
Didit merupakan birokrat yang sebelumnya malang melintang di Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL).
Dikutip dari laman KKP, Didit Herdiawan lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 13 September 1961. Alumni Akademi Angkatan Laut 1984 ini mengawali karir militernya dengan pangkat letnan dua sebagai Perwira Divisi AKS di KRI Ngurah Rai.
Setelah itu, ia menjadi Perwira Pelaksana atau Palaksa di KRI Lambung Mangkurat-374 pada 1996 dan Komandan KRI NUKU-373 pada 2000.
Pada 2004, Didit diangkat menjadi Ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang diembannya hingga 2009. Setahun kemudian, Didit menjadi Kepala Staf Koarmabar TNI AL.
Didit tidak lama memimpin Koarmabar karena pada 2010 ia menjadi Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). Empat tahun kemudian, dia menjadi Wakil Kepala Staf TN AL hingga 2015.
Tahun 2015, Didit ditunjuk menjadi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI hingga 2019. Setelah itu, ia ditunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan.
