Peran 15 Tersangka Kasus Pembunuhan Kacab BRI: Pengintai hingga Eksekutor

Ade Rosman
27 Agustus 2025, 13:28
tersangka, kasus pembunuhan, Kacab BRI
Vecteezy.com/Prapat Auwsakorn
Ilustrasi penangkapan tersangka tindak kriminal
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Polda Metro Jaya mengungkap peran 15 pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank BRI Mohamad Ilham Pradipta. Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Kasubdit Jatanras) Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengatakan 15 tersangka memiliki empat peran berbeda, dari otak penculikan hingga eksekutor. 

"(Mereka berperan sebagai) aktor intelektual, klaster membuntuti, klaster yang menculik, klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dan membuang korban," kata Abdul Rahim, Rabu (27/8). Namun, ia tidak merinci detail dari pengelompokkan peran para tersangka ini. 

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan 15 tersangka ini ditangani Subdit Resmob, Subdit Jatanras, serta dibantu Polres Metro Jakarta Timur.

“Kami update, ada 15 orang yang diamankan," kata Ade di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (26/8).

Ade mengatakan kepolisian hingga saat ini masih mendalami keterlibatan dari 15 orang tersangka. Aparat juga masih mendalami motif di balik penculikan hingga pembunuhan Ilham. 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengatakan salah satu otak pembunuhan MIP bernama Dwi Hartono (DH). Dwi merupakan pengusaha di bidang pendidikan, yakni bimbingan belajar online.

Ade mengatakan, DH merupakan satu dari empat aktor intelektual atau otak penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank pelat merah tersebut. Keempat orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.  

Empat otak kasus ini ditangkap di dua tempat berbeda. DH, YJ, dan AA ditangkap di Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (23/8). Adapun C ditangkap di daerah Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara pada Minggu (24/8). Polisi juga telah meringkus empat pelaku penculikan yakni AT, RS, RAH dan RW alias Eras.

Korban sebelumnya dikabarkan diculik pada Rabu (20/8). Sehari kemudian, sekitar pukul 05.30 WIB, jasadnya ditemukan di Kampung Karangsambung, RT 8/RW 4, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Saat ditemukan oleh seorang warga di area persawahan, jasad korban dalam kondisi tangan dan kaki terikat, serta mata terlilit lakban. Jenazah korban kemudian dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...