Prabowo Targetkan Bangun 500 Sekolah Rakyat, Tambah 100 Unit Tiap Tahun

Muhamad Fajar Riyandanu
11 September 2025, 15:47
sekolah rakyat, prabowo
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMRA) 10 Jakarta Selatan pada Kamis (11/9). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto  mengatakan saat ini sudah ada 100 Sekolah Rakyat yang telah beroperasi. Ia menjanjikan akan ada 165 Sekolah Rakyat beroperasi September tahun ini, dengan kapasitas 641 rombongan belajar atau 15.895 siswa.

Presiden juga menargetkan tambahan 100 Sekolah Rakyat dapat beroperasi pada tahun depan, hingga target akhirnya dapat membangun hingga 500 Sekolah Rakyat.

“Tahun depan 100, lalu tiap tahun tambah 100 lagi,” ujar Prabowo saat meninjau aktivitas kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMRA) 10 Jakarta Selatan pada Kamis (11/9) seperti disiarkan dari Youtube Sekretariat Presiden.

Prabowo mengatakan fokus awal Sekolah Rakyat diprioritaskan di daerah dengan kondisi ekonomi paling tertinggal di desil 1 dan 2. Dia mengatakan rencana perluasan sasaran Sekolah Rakyat juga bakal menyasar kelompok masyarakat ekonomi menengah bawah untuk desil 3 hingga desil 5 nantinya.

“Supaya semua anak-anak kita harus mendapatkan pendidikan dengan fasilitas yang bagus,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menilai fasilitas SMRA 10 Jakarta Selatan sudah baik. Dia mengatakan sekolah tersebut memiliki asrama satu kamar untuk tiga siswa yang juga dilengkapi dengan kamar mandi.   

Ia kemudian membandingkan pengalaman saat bersekolah di Akademi Militer (Akmil). “Saya dulu di Akmil, kami 60 orang, kamar mandi yang los. Pakai gayung,” kata Prabowo seusai meninjau SMRA 10.

Dalam kunjunan tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2009-2014 Mohammad Nuh serta Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel (Letkol) TNI Teddy Indra Wijaya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...