Data Terkini Korban Banjir Bali: 17 Orang Meninggal, 5 Masih Hilang

Ferrika Lukmana Sari
14 September 2025, 09:50
Bali
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kedua kanan), Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) dan Gubernur Bali Wayan Koster (kedua kiri) meninjau lokasi terdampak banjir di Denpasar, Bali, Sabtu (13/9/2025). Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo meninjau kondisi bangunan-bangunan yang rusak serta upaya penanganan terhadap korban bencana banjir Bali yang terjadi pada Rabu (10/9).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Gubernur Bali Wayan Koster melaporkan perkembangan terkini terkait bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah, terutama Denpasar, Badung, Gianyar, dan Jembrana. Hingga hari keempat, Sabtu (13/9), jumlah korban jiwa mencapai 17 orang.

“Situasi terakhir ini yang meninggal 17 orang, 11 di Denpasar, satu di Badung, dua di Jembrana, dan tiga di Gianyar. Lima yang belum diketemukan itu dua di Denpasar dan tiga di Badung, sedang dicari terus oleh tim sampai ketemu,” kata Koster usai rapat koordinasi bersama Menteri Lingkungan Hidup di Denpasar, Sabtu malam (13/9).

Ia memastikan banjir yang sempat merendam lantai bawah Pasar Badung kini sudah surut. Fokus penanganan pada hari kelima adalah pembersihan sisa-sisa sampah yang terbawa air sungai.

“Dalam beberapa hari ke depan pedagang sudah bisa mulai aktif lagi berjualan,” ujar Koster.

Koster menegaskan, banjir besar tidak berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara. Ia mengatakan akses ke Bandara Ngurah Rai tetap lancar dan aktivitas pariwisata berjalan normal.

"Saya mengecek per hari sejak terjadi banjir, tidak ada perubahan angka yang berkunjung ke Bali, wisatawan asing di kisaran 21–22 ribu per hari,” katanya.

Skema Ganti Rugi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mulai mendata kerugian akibat banjir dan menyusun skema ganti rugi. Untuk pedagang pasar, biaya akan ditanggung bersama antara APBD Bali dan Pemkot Denpasar.

Sementara untuk rumah warga yang rusak, baik ringan maupun berat, akan ditangani oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Denpasar, Koster menyampaikan pesan Presiden agar warga terdampak mendapat perhatian serius.

“Kami ditugaskan agar pemerintah daerah menghitung semua ganti rugi, mana yang akan menjadi beban pemerintah daerah dan mana yang akan dibebankan kepada pemerintah pusat," kata dia.

Dia menyampaikan bahwa Prabowo memberi perhatian serius terhadap penanganan dampak banjir. Pemerintah pusat juga akan mendukung penuh ganti rugi yang menjadi tanggung jawabnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...