Profil Ahmad Dofiri, Eks Wakapolri Jabat Penasihat Khusus Reformasi Kepolisian
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik mantan Wakapolri Komjen (Purn) Pol Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan dan ketertiban masyarakat dan reformasi kepolisian pada Rabu (17/9). Dofiri dilantik bersama dengan 10 pejabat baru hasil perombakan (reshuffle) jilid ke-3 Kabinet Merah Putih.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 11 pejabat baru hasil perombakan (reshuffle) jilid ke-3 Kabinet Merah Putih. Mereka terdiri dari dua menteri, tiga wakil menteri dan enam kepala badan setingkat menteri.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyetujui pembentukan Komisi Reformasi Kepolisian sebagai langkah untuk mengakomodir salah satu tuntutan 17+8 yang dirumuskan oleh aktivis pro-demokrasi.
Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra sebelumnya mengatakan Presiden Prabowo akan melantik Tim Reformasi Kepolisian. Yusril mengatakan pelantikan akan dilakukan setelah surat keputusan presiden (keppres) diterbitkan.
Profil Ahmad Dofiri
Dofiri resmi pensiun dari Polri setelah ia menginjak usia 58 tahun pada 4 Juni 2025 lalu. Posisinya itu lalu digantikan oleh Komjen Dedi Prasetyo.
Sebelumnya, Dofiri yang merupakan lulusan Akpol pada 1989 itu menjabat sebagai Wakapolri sejak 11 November 2024. Ia juga menjadi lulusan terbaik pada 1989 dan mendapat penghargaan Adhi Makayasa.
Dofiri lalu mengikuti beberapa pendidikan lanjutan. Pada 1992, ia mengikuti Pendidikan Kejuruan Reserse Umum, kemudian Dasar Pasukan Brimob pada 1994, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian atau PTIK (1996), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (2003), serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri pada 2012.
Dofiri tercatat pernah menjabat sebagai Kapolda Banten (14 April 2016-5 Oktober 2016), Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (4 November 2016-6 Desember 2019), kemudian Asisten Logistik Kapolri (6 Desember 2019-16 November 2020).
Selanjutnya, Dofiri menduduki kursi Kapolda Jawa Barat (16 November 2020-31 Oktober 2021), Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri (31 Oktober 2021-26 Februari 2023), lalu Inspektur Pengawasan Umum Polri (26 Februari 2023-11 November 2024), sebelum akhirnya menjabat sebagai Wakapolri.
