Prabowo Kembali Singgung Nilai 11: Saya Tidak Dendam kepada Anies

Ameidyo Daud Nasution
29 September 2025, 15:32
prabowo, anies, pks
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/bar
Presiden Prabowo Subianto berpidato saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta, Senin (29/9/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyinggung posisi politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat ini. Selain itu, Prabowo juga kembali mengingat soal debat calon presiden dengan Anies Baswedan.

Dia mengatakan tidak dendam dengan Anies meski dihantam saat debat. Menurut Prabowo, saat ini adalah waktunya semua pihak untuk bersatu membangun negara.

"Aku terus terang saja, enggak dendam sama Anies. Kalau dikasih (nilai) 11 juga enggak apa-apa kok, karena sebetulnya dia yang bantu aku menang. Karena emak-emak kasihan," kata Prabowo saat berpidato dalam Musyawarah Nasional Partai Keadilan Sejahtera di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9) seperti disiarkan dalam Youtube PKS.

Prabowo mengatakan, debat calon presiden terkadang harus ramai agar terlihat menarik oleh masyarakat. Meski demikian, dia berharap demokrasi bisa lebih dewasa lagi.

"Siapapun presiden, siapapun wakil presiden yang penting kita bersatu. Kita kerja untuk bangsa dan negara," katanya.

Sembari bercanda, Prabowo juga meminta PKS belajar dari dirinya. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan dirinya empat kali kalah dari lima pemilihan presiden. Namun, PKS tak ikut dalam kemenangannya di Pilpres 2024.

"PKS ikut-ikut lagi, dua kali dukung gue, dua kali kalah. Saat gue menang, elu enggak dukung lagi. Tapi oke, yang sudah lewat, lewat. Kita bersatu sekarang untuk bangsa dan negara," katanya.

Prabowo mengatakan dirinya kalah di Sumatra Barat dan Aceh dalam Pilpres 2024. Meski demikian, ia memastikan program pemerintah harus berjalan di dua daerah tersebut.

"Kita harus jadi bangsa yang dewasa, kita ingin menang tetapi kita harus siap kalah. Kalau mau belajar, belajar dari Prabowo Subianto," kata dia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...