Prabowo akan Lantik Sejumlah Wamen dan Kepala Badan, Dony Oskaria Kepala BP BUMN
Presiden Prabowo Subianto akan melantik sejumlah kepala badan dan wakil menteri hari ini. Ada dua wakil menteri dan dua kepala badan yang dikabarkan akan dilantik hari ini.
Dua wakil menteri yang kabarnya akan dilantik yakni Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dan Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan.
Sedangkan dua kepala badan yang akan dilantik adalah Dony Oskaria sebagai Kepala Badan Penyelenggara (BP) BUMN dan Ribka Haluk sebagai Kepala Badan Percepatan Pembangunan Papua.
Ribka sebelumnya adalah Wakil Menteri Dalam Negeri sejak dilantik pada Oktober 2024 lalu. Sedangkan Dony Oskaria sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN.
Meski demikian, belum ada penjelasan resmi pemerintah soal nama-nama yang beredar. Hingga berita ini ditulis, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo belum merespons pesan Katadata.
Sedangkan beberapa nama tersebut telah tiba di Istana Kepresidenan. Dony Oskaria mengatakan dirinya baru ditelepon Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk hadir ke Istana.
Donny tak menjawab apakah ia akan dilantik menjadi Kepala BP BUMN. Meski demikian, ia mengatakan siap melanjutkan transformasi perusahaan pelat merah. "Tentu dengan UU baru, semakin memperkuat proses transformasi yang diharapkan Presiden," katanya.
Dalam pemberitaan Katadata pada Rabu (1/10), Prabowo dikabarkan kembali akan melakukan reshuffle. Pejabat baru yang dikabarkan bakal dilantik terdiri dari wakil menteri, kepala badan, hingga anggota Komite Reformasi Polri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Katadata dari tiga sumber di pemerintahan, ada sejumlah penambahan wakil menteri.
"Ada beberapa wakil menteri, di antaranya Wakil Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Dalam Negeri," kata sumber Katadata, Selasa (30/9).
Selain wakil menteri, Prabowo juga dikabarkan akan mengganti dan melantik kepala badan baru. "Iya, ada (pelantikan), kepala baru badan," kata sumber yang lain. Lebih lanjut dia tidak menyebut dan memerinci kepala baru tersebut.
