Pemerintah Perluas BLT untuk 35 Juta Keluarga, Siapkan Anggaran Rp 30 Triliun

Muhamad Fajar Riyandanu
17 Oktober 2025, 17:29
blt, bansos, stimulus
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) bersama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) memberikan keterangan terkait program paket ekonomi usai rapat koorddinasi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah mengumumkan sejumlah stimulus ekonomi untuk periode sampai akhir tahun. Insentif itu terdiri atas bantuan langsung tunai (BLT) dan program magang nasional.

Stimulus ekonomi kali ini ditujukan kepada keluarga penerima manfaat hingga masyarakat desil ke-4.  Pos Indonesia dan himpunan bank negara (Himbara) akan menyalurkan uang tunai kepada 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) melalui rekening pribadi masing-masing Rp 300.000 per bulan dari Oktober sampai Desember.

Total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pelaksanaan stimulus ekonomi periode ini sekitar Rp 30 triliun. Asal dana tersebut dari realokasi efisiensi anggaran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengiriman uang tunai kepada penerima manfaat akan mulai berjalan mulai pekan depan. Pos Indonesia ditargetkan bisa mendistribusikan BLT mulai Senin, 27 Oktober. 

"Ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau asumsinya satu KPM adalah ayah ibu dan dua orang anak, kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Cabang Pos Indonesia Cikini, Jakarta Pusat pada Jumat (17/10). 

Sementara itu, juga terdapat program magang nasional tahap pertama bagi lulusan perguruan tinggi diploma atau sarjana dengan maksimal satu tahun kelulusan.

Mereka yang baru lulus maksimal satu tahun bisa mengikuti magang dengan uang saku setara Upah Minimal Kabupaten/Kota.  Pemerintah juga menambah kuota peserta dari sebelumnya 20 ribu menjadi 80 ribu orang. 

Presiden Prabowo Subianto juga telah menginstruksikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan 2.000 putra-putri agar dapat bekerja di sektor strategis, baik di BUMN maupun swasta nasional.

Airlangga menambahkan saat ini ada 1.666 perusahaan yang telah mendaftar dalam program ini. Posisi yang ditawarkan sekitar 26.181 lowongan dengan jumlah pelamar mencapai 156.159 orang. 

"Ini dalam proses. Nanti beberapa perusahaan dan penerima beserta beberapa rektor hadir di sini, baik UI, UNJ, Universitas Pancasila, dan universitas negeri lainnya," ujar Airlangga

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...