Prabowo Sampaikan Hasil Capaian Kerja Setahun, Beri Pujian ke Jokowi

Muhamad Fajar Riyandanu
20 Oktober 2025, 17:00
prabowo, jokowi, inflasi
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengantar saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menilai kinerja ekonomi nasional selama satu tahun terakhir menunjukkan hasil yang positif dan stabil. Dia juga memberikan pujian kepada pendahulunya, Presiden ke-7 Joko Widodo.

Pujian ini disampaikan Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10). Pujiannya kepada Jokowi dilontarkan usai Prabowo menyinggung inflasi nasional.

Prabowo mengatakan, tingkat inflasi nasional yang terjaga di kisaran 2% termasuk yang terendah di G20. Ketua Umum Partai Gerindra itu turut mengapresiasi jasa Jokowi yang menginisiasi metode khusus dalam memantau dan mengendalikan inflasi.

“Harus kita akui, mungkin pengalaman beliau sebagai wali kota sehingga dengan teliti bisa menemukan bagaiman memantau dan mengendalikan inflasi,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, saat ini banyak negara dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi justru menghadapi inflasi yang tinggi, seperti Argentina. Ia mengatakan, capaian inflasi rendah di Indonesia saat ini merupakan kondisi progresif.

“Ini jangan dianggap remeh. Banyak negera hebat pertumbuhannya, inflasinya sangat luar biasa. Industrinya bagus, inflasinya sangat tinggi,” ujarnya.

Sidang Tahunan MPR RI
Sidang Tahunan MPR RI (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/YU)

Tak hanya itu, Prabowo menyebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menembus Rp 8.000. Selain itu, ia juga menyebut pertumbuhan ekonomi domestik sekitar 5% merupakan salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20.

IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp 7.988. Sementara berdasarkan data RTI Business, IHSG sempat mencapai titik tertinggi di Rp 8.117.  Prabowo menyebut kondisi itu sebagai situasi tertinggi sepanjang sejarah republik.

“Ini juga di luar dugaan, ini juga saya kira akibat kerja kerasa para menteri-menteri di bidang ekonomi,” ujarnya.

Pada forum tersebut, Prabowo menyoroti persepsi publik terhadap pasar saham Indonesia. Ia mengatakan selama ini IHSG kerap dijadikan untuk menakut-nakuti dan menjadi patokan kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi nasional.

“Walaupun saya selalu ingatkan kita jangan terlalu takut dengan harga-harga saham, yang penting fundamental ekonomi kita harus kuat. Fundamental ekonomi setiap bangsa yang paling asasi adalah pangan, energi dan air,” katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...