Prabowo Saksikan Penandatanganan 8 MoU dengan Brasil Senilai Rp 83 Triliun
Presiden Prabowo Subianto telah menyaksikan penandatanganan delapan nota kesepahaman dengan pelaku usaha dan pemerintah Brasil. Menurutnya, potensi perputaran uang dari kerja sama ekonomi tersebut mencapai US$ 5 miliar atau sekitar Rp 83,22 triliun.
Prabowo memberikan sinyal sebagian nota kesepahaman tersebut akan berbentuk investasi ke dalam negeri. Dengan demikian, Prabowo menyampaikan kerja sama tersebut akan membantu pencapaian target investasi tahun depan senilai Rp 2.175,26 triliun.
"Rata rata investasi asing ke dalam negeri dalam setahun sekitar US$ 20 miliar. Kalau ini terwujud pada tahun depan, berarti 25% investasi asing telah terjaga," kata Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/10).
Prabowo menyampaikan delapan kesepakatan tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian, yakni energi, ilmu pengetahuan, dan perdagangan. Kepala Negara berniat mengembangkan kerja sama dengan Brasil setidaknya ke dua sektor lainnya, yakni politik internasional dan pertahanan.
Prabowo mengaku telah memulai kerja sama di bidang pertahanan dengan Brasil saat menjadi Menteri Pertahanan pada pemerintahan sebelumnya. "Kita sudah cukup lama menggunakan alat pertahanan dari Brasil dan kami berencana akan terus meningkatkan kerja sama di bidang ini," katanya.
Secara rinci, berikut delapan nota kesepahaman dengan pemangku kepentingan dari Brasil:
1. Penandatangan dan Pertukaran Nota Kesepahaman dan Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia dan Kementerian Pertambangan dan Energi Republik Federasi Brazil tentang Kerjasama Energi dan Pertambangan.
2. Memorandum Saling Pengertian antara Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia dan Kementerian Sains Teknologi dan Inovasi Republik Federasi Brazil tentang Kerjasama Sains Teknologi dan Inovasi
3. Memorandum Saling Pengertian antara Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian dan Peternakan Republik Federasi Brazil tentang Kerjasama dalam Tindakan Sanitari dan Fitosanitari dan Sertifikasi
4. Nota Kesepahaman antara Badan Pusat Statistik Indonesia dan Institute Geography dan Statistik Brasil tentang Kerjasama di Bidang Statistik
5. Memorandum Saling Pengertian antara Daya Anagata Nusantara Indonesia dan J&F
6. Memorandum Saling Pengertian antara PT Perusahaan Listrik Negara Persero Indonesia dan J&F S.A Brazil
7. Memorandum Saling Pengertian antara PT Pertamina dan Fluxus Oil and Gas Energy
8. Memorandum Saling Pengertian antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan Kamar Dagang Brasil APEX tentang kerjasama promosi dagang
