BNPB Kerahkan 512 Personel untuk Percepat Pencarian Korban Longsor Cilacap
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan tanggap darurat tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dilakukan secara cepat sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap, sebanyak 512 personel gabungan telah dikerahkan. Tim tersebut melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, hingga berbagai organisasi relawan.
BNPB juga menambah jumlah alat berat menjadi delapan unit dan menurunkan anjing pelacak (K9) untuk mempercepat pencarian korban longsor yang melanda Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.
"Kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan yang telah beroperasi melayani warga dan petugas SAR," ujar Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan dalam keterangan resmi, Sabtu (15/11).
BNPB mengonfirmasi bahwa berdasarkan laporan posko darurat Majenang hingga Jumat (14/11) malam, sebanyak 20 orang masih dinyatakan hilang.
Proses pencarian dilakukan secara ekstra hati-hati mengingat medan yang sulit dan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih mengguyur kawasan tersebut. Kondisi ini membuat daerah sekitar rawan longsor susulan.
Sejumlah keluarga yang tinggal dekat pusat longsor juga telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman dengan pendampingan petugas gabungan.
Prakiraan Cuaca Harian
Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi hampir merata di wilayah Kecamatan Majenang, Cilacap pada hari Jumat (14/11) hingga Minggu (16/11) mendatang.
Topografi wilayah yang berbentuk cekungan menjadi salah satu potensi risiko terdampak longsor. Inilah yang juga diduga menjadi faktor penyebab kejadian tersebut berdasarkan kaji cepat sementara di lapangan.
BNPB mengimbau warga maupun tim SAR yang sedang bertugas di lokasi untuk selalu waspada akan risiko longsor susulan. Jika hujan turun dengan intensitas tinggi lebih dari satu jam, warga diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.
