Pemerintah Siapkan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir Sumatera

Septiani Teberlina
Oleh Septiani Teberlina - Tim Publikasi Katadata
4 Desember 2025, 06:44
Menko PMK Pratikno (kedua kiri) bersama Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kanan), Mendagri Tito Karnavian (kiri) dan Seskab Teddy Indra Wijaya (kanan) menyampaikan keterangan terkait penanganan bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym.
Menko PMK Pratikno (kedua kiri) bersama Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kanan), Mendagri Tito Karnavian (kiri) dan Seskab Teddy Indra Wijaya (kanan) menyampaikan keterangan terkait penanganan bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto diperlakukan sebagai prioritas nasional termasuk dalam jaminan anggaran dan logistik.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dalam rangka memulihkan kembali kehidupan masyarakat yang terdampak bencana banjir di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, pemerintah mulai menyiapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Proses pemulihan masyarakat dan pembangunan kembali wilayah-wilayah terdampak bencana ditargetkan dapat terlaksana dalam waktu 100 hari.

"Fase rehabilitasi dan rekonstruksi sudah mulai dipersiapkan. Targetnya dalam 100 hari dan timeline 1 tahun disiapkan agar publik dapat mengawasi capaian secara terukur," kata Menteri Koordinator Bidang Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12) seperti dikutip dari Badan Komunikasi Pemerintah.

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, negara harus hadir dan membantu masyarakat bangkit dalam situasi sulit ini. "Fokus pemerintah bukan hanya membagi bantuan logistik seperti beras dan mie instan, tapi juga menjaga semua warga agar punya harapan untuk membangun kembali kehidupannya," kata Pratikno.

Pemerintah berupaya sekuat tenaga memulihkan kondisi masyarakat di masa tanggap darurat ini. Seluruh jajaran pemerintah dikerahkan untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

"Instruksi dari Bapak Presiden sudah sangat jelas. Kita harus mengerahkan seluruh sumber daya dari pemerintah pusat, seluruh kementerian dan lembaga, TNI, Polri, BNPB agar setiap jam, setiap menit ada perbaikan, percepatan dan peningkatan respons terhadap kebutuhan masyarakat," Pratikno menerangkan.

Dia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Indonesia yang bersolidaritas untuk membantu saudara-saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

"Marilah kita berikan juga apresiasi bagi seluruh petugas dan relawan yang berjibaku di lapangan untuk menyelamatkan para korban dalam situasi yang sangat-sangat tidak mudah. Terakhir, kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat solidaritas dan tetap bersatu demi keselamatan dan pemulihan saudara-saudara kita yang terkena bencana," ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...