TNI Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Curah Hujan di Sumatra
Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) menyiapkan operasi modifikasi cuaca untuk meredam hujan di Sumatra jelang akhir tahun. Hal ini dilakukan karena ada perkiraan curah hujan akan bertambah besar.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadinya peningkatan curah hujan di wilayah Sumatera, khususnya di tiga titik banjir, yakni Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
"Sehingga kondisi dan situasi di daerah bencana itu tidak semakin memburuk dan tidak menyulitkan proses evakuasi," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah saat konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/11).
Freddy mengatakan, TNI menyiapkan sejumlah alutsista untuk operasi modifikasi cuaca. Salah satu yang telah disiapkan adalah pesawat angkut. Mereka juga akan berkoordinasi dengan BMKG serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menggelar operasi modifikasi cuaca.
Meski demikian, Freddy belum menjelaskan kapan operasi dilakukan. Ia hanya mengatakan, dengan modifikasi cuaca, distribusi logistik dan evakuasi korban bisa berjalan maksimal.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan untuk memperlakukan penanggulangan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai kerja prioritas nasional saat ini.
Melalui instruksi presiden tersebut, pemerintah dapat mengerahkan seluruh kebutuhan anggaran dan logistik secara total melalui dana siap pakai.
