Prabowo Klaim MBG Telah Jangkau 55 Juta Penerima Sejak Setahun Setelah Berjalan

Muhamad Fajar Riyandanu
6 Januari 2026, 06:59
Presiden Prabowo Subianto
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) telah menjangkau 55 juta warga penerima manfaat. Ia menyebut jumlah itu setara dengan lebih dari delapan kali populasi Singapura yang menerima bantuan pangan setiap hari. Program MBG pertama kali diluncurkan oleh pemerintah pada 6 Januari tahun lalu.

“Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat, berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari pemerintah beri makan 55 juta mulut, saudara-saudara,” kata Prabowo saat memberikan sambutan Hari Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan Jakarta pada Senin (5/1), malam.

Prabowo menilai upaya penyaluran MBG jauh lebih progresif ketimbang program bantuan pangan di negara lain. Prabowo mencontohkan negara Brazil membutuhkan sebelas tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat.

“Presiden Brasil menyampaikan ke saya mereka mencapai 40 juta dalam sebelas tahun, kita 55 juta dalam satu tahun,” ujarnya. 

Meski begitu, Prabowo mengakui pelaksanaan MBG hingga kini belum sepenuhnya merata. Ia menceritakan pengalamannya saat berkeliling ke sejumlah daerah ketika sebagian warga lain kapan mereka bisa memperoleh program bantuan pangan harian.

“Setiap kali saya keliling daerah, saya sedih karena walaupun ada yang teriak 'Terima kasih, Pak MBG', saya maju lagi lima meter ada yang bilang 'Kapan Pak kami terima MBG?',” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menekankan bahwa pelaksanaan distribusi MBG dan pemenuhan gizi menjadi kebutuhan penting bagi anak-anak di banyak daerah. “Untuk mereka yang kaya dan mereka yang sudah mapan, ya tidak penting. Tapi untuk anak-anak di banyak daerah, makan bergizi itu sangat-sangat penting,” ujar Prabowo.

Menteri Pertahanan 2019-2024 itu menambahkan bahwa saat ini program bantuan pangan serupa MBG telah berjalan di 76 negara. Prabowo mengatakan ada ahli dari Rockefeller Institute yang menilai MBG sebagai investasi paling bernilai.

Menurut Prabowo, pihak Rockefeller Institute menyebut setiap Rp 1 investasi yang dialokasikan untuk MBG berpotensi menghasilkan pelipatan nilai ekonomi lima hingga 35 kali lipat.

“Rockefeller Institute datang ke Indonesia untuk melihat dan menyampaikan kepada saya di Istana Merdeka bahwa ini (MBG) adalah investasi Anda yang terbaik,” kata Prabowo.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...