Panggil Kabinet di Awal 2026, Prabowo Ungkap Visi untuk Kemandirian Indonesia

Image title
7 Januari 2026, 08:05
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Presiden Prabowo Subianto membuka dan memberikan arahan serta pembahasan diantaranya program
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Presiden Prabowo Subianto membuka dan memberikan arahan serta pembahasan diantaranya program makan gizi gratis hingga swasembada pangan kepada jajaran Kabinet Merah Putih dalam Taklimat Awal Tahun tersebut.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan visi besar pemerintah yang dituangkan dalam Strategi Transformasi Bangsa. Visi ini berdasarkan kajian panjang selama puluhan tahun yang bertujuan menjadikan Indonesia negara yang mandiri.

Dalam taklimat bersama menteri dan wakil menteri di Hambalang, Selasa (6/1/2026), Prabowo menekankan bahwa esensi utama dari kemandirian bangsa adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar tanpa bergantung pada negara lain.

“Bangsa Indonesia harus mandiri. Tidak ada bangsa yang merdeka jika bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya,” ujar Prabowo dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden, dikutip dari keterangan Badan Komunikasi Pemerintah.

Pondasi dari strategi ini, menurut Prabowo, terletak pada pencapaian swasembada pangan dan energi. Ia menjelaskan bahwa ketergantungan pada impor, terutama di tengah ketegangan global dan ketidakpastian dunia, menjadi risiko besar terhadap kedaulatan nasional.

Baginya, ketahanan pangan tidak hanya terbatas pada penyediaan karbohidrat seperti beras, jagung, dan singkong, tetapi juga mencakup pemenuhan protein bagi seluruh rakyat Indonesia.

Keberhasilan dari strategi ini mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Per 31 Desember 2025, Indonesia telah resmi mencapai swasembada beras. Prabowo menyatakan rasa bangganya atas capaian cadangan beras nasional yang kini tercatat lebih dari 3 juta ton di gudang pemerintah.

Angka tersebut mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, mengalahkan angka 2 juta ton pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Selain di sektor pangan, Strategi Transformasi Bangsa juga diwujudkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini, yang telah berjalan selama satu tahun, kini telah menjangkau 55 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah dan ibu hamil. 

Prabowo menekankan bahwa pencapaian ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan negara lain seperti Brasil, yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima manfaat.

“Kita harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan. Ini adalah tugas mulia yang membutuhkan keyakinan,” kata Prabowo.

Melalui swasembada pangan dan energi, pemerintah optimis bahwa Indonesia akan bebas dari jerat kemiskinan dan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang dihormati di dunia internasional.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...