Ada Banjir, Motor Diizinkan Masuk Tol Cibitung-Cilincing

Tia Dwitiani Komalasari
12 Januari 2026, 15:25
Pengendara motor masuk melintasi Ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing menuju Jakarta Utara akibat akses jalan di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi terputus, Senin (12/1).
ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Pengendara motor masuk melintasi Ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing menuju Jakarta Utara akibat akses jalan di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi terputus, Senin (12/1).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Ratusan pengendara roda dua atau pemotor diizinkan melalui ruas Tol Cibitung-Cilincing di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Kebijakan itu diterapkan imbas banjir yang mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan kabupaten Bekasi dan Jakarta Utara terputus. 

Ratusan pengendara motor tersebut dialihkan untuk masuk ke jalan tol melalui Gerbang Tol Tarumajaya dari arah Kabupaten Bekasi menuju wilayah Jakarta Utara, sesuai rekayasa lalu lintas yang dilakukan Polri. 

"Kami telah berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Jasa Marga agar mereka bisa masuk tol karena akses jalan yang terputus," kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi Komisaris Pol Sugiharto di Cikarang, Senin (12/1).

Ia mengatakan rekayasa lalu lintas itu telah mempertimbangkan sejumlah kondisi di lapangan serta urgensi para pengendara agar tetap dapat bekerja di wilayah Jakarta sehingga petugas memberikan izin melintas.

Kebijakan diskresi lalu lintas tersebut berlaku mulai pukul 09.00-11.00 WIB. Ratusan pengendara roda dua itu memasuki ruas tol dengan pengawalan petugas kepolisian.

"Karena pertimbangan harus bekerja ke Jakarta, maka diperbolehkan dengan pengawalan kami. Mereka mau berangkat kerja tapi karena banjir enggak bisa lewat," ujar dia.

Sugiharto menambahkan total kendaraan roda dua yang melintasi Ruas Tol Cibitung-Cilincing mencapai 280 unit dibagi dalam tiga gelombang rombongan. Ratusan motor itu masuk melalui Gerbang Tol (GT) Tarumajaya dan keluar di Exit Tol Semper Jakarta Utara.

"Gelombang pertama 200 motor, kedua 50 dan ketiga 30. Tadi jam 9 sampai 11, kalau sekarang sudah tidak ada lagi," katanya.

Ia mengatakan hingga kini kondisi jalan di dekat Gerbang Tol Tarumajaya masih tergenang air dan hujan pun masih berlangsung. Namun, pengendara motor tidak lagi diperbolehkan memasuki ruas jalan tol.

"Jalannya masih tergenang tapi sudah enggak boleh masuk tol lagi. Tadi pagi kan karena pertimbangan pada mau bekerja ke Jakarta," katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...