Prabowo: Bangsa Maju Butuh Iptek, Perluas SMA Unggulan Seperti Taruna Nusantara

Tim Publikasi Katadata
14 Januari 2026, 09:06
Presiden Prabowo Subianto memberikan kaus kepada warga usai meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana pengembangan SMA Taruna Nusantara di beberapa wilayah
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.
Presiden Prabowo Subianto memberikan kaus kepada warga usai meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana pengembangan SMA Taruna Nusantara di beberapa wilayah di Indonesia sebagai upaya menyiapkan generasi muda berkarakter kuat, berwawasan kebangsaan, dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) merupakan fondasi utama kemajuan sebuah bangsa. Oleh karena itu, negara membutuhkan lebih banyak sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara untuk menyiapkan sumber daya manusia terbaik.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).

“Hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kita bisa mencapai tingkat peradaban yang tinggi. Dengan itu pula kita dapat memberi kesejahteraan kepada rakyat Indonesia, meningkatkan kualitas hidup, dan membawa masyarakat hidup lebih baik, terbebas dari kemiskinan dan kelaparan,” ujar Prabowo seperti dikutip dari Badan Komunikasi Pemerintah.

Ia menjelaskan, sekolah unggulan yang secara khusus menyiapkan putra-putri terbaik bangsa telah lama menjadi elemen penting pembangunan di banyak negara maju maupun negara yang berkembang pesat. Di sejumlah negara, keberadaan sekolah semacam ini bahkan sudah menjadi tradisi panjang.

“Di negara-negara maju, jumlah sekolah unggulan seperti ini bisa puluhan bahkan ratusan. Di Malaysia sudah ada lebih dari 20 sekolah sejenis, sementara di Inggris model sekolah unggulan sudah berkembang sejak ratusan tahun lalu,” katanya.

Prabowo menuturkan, SMA Taruna Nusantara sejak awal dirancang untuk menjaring peserta didik dengan kemampuan akademik tinggi, kemudian dibina secara intensif agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cepat. Lulusan sekolah tersebut diharapkan menjadi kader bangsa yang mampu berkontribusi nyata bagi negara.

Saat ini, pemerintah telah mengembangkan SMA Taruna Nusantara di berbagai wilayah. Selain kampus utama di Magelang yang berdiri sejak 1990, kampus serupa telah beroperasi di Malang, Jawa Timur, serta Cimahi, Jawa Barat. Pembangunan kampus baru juga tengah dilakukan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan, Minahasa di Sulawesi Utara, dan Pagar Alam di Sumatra Selatan.

Presiden menargetkan seluruh kampus tersebut mulai beroperasi pada akhir 2026. Di samping itu, pemerintah juga merencanakan pendirian sekitar 20 sekolah unggulan baru yang akan diberi nama SMA Garuda.

“Nanti sasaran kita, hampir di setiap provinsi harus ada satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda sebagai sekolah unggulan. Bahkan rencana saya, di tiap kabupaten ke depan akan dibangun sekolah unggulan terintegrasi. Kita berharap sekitar 500 sekolah bisa diselesaikan dalam empat tahun ke depan,” kata Prabowo.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...