KDM Usul Lokasi Longsor di Bandung Barat Dijadikan Hutan, Warga Direlokasi

Desy Setyowati
25 Januari 2026, 08:40
longsor di bandung barat, kdm, dedi mulyadi,
ANTARA/Rubby Jovan
Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang dikenal dengan KDM mengusulkan agar lokasi longsor di Kabupaten Bandung Barat dijadikan hutan. Masyarakat, khususnya yang terkena dampak bancana, diusulkan direlokasi.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM itu melihat lokasi longsor di Bandung Barat dipenuhi tanaman sayur. Dengan kontur daerah berupa perbukitan, keberadaan kebun sayur rentan memicu longsor, sehingga sangat berbahaya apabila masyarakat masih tinggal di lokasi itu.

Kebun sayur di lereng perbukitan sangat rentan mengalami longsor, karena lereng yang curam memiliki stabilitas tanah yang rendah. Tanaman seperti sayuran tidak memiliki sistem akar yang kuat untuk mengikat tanah, sehingga meningkatkan peluang tanah bergerak atau longsor, terutama saat hujan deras atau kondisi tanah jenuh air.

"Daerah di sini dihutankan saja. Warga di sini direlokasi karena potensi longsor tinggi," kata KDM saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Sabtu (24/1).

Untuk sementara, Dedi meminta masyarakat yang selamat dari longsor untuk mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan Rp 10 juta per kepala keluarga untuk biaya kontrak rumah dan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, keluarga korban meninggal akibat longsor akan mendapatkan santunan Rp 25 juta per kepala keluarga.

Saat ini, lanjut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat fokus mencari korban yang masih tertimbun longsor dan merestorasi lingkungan lokasi longsor.

Pencarian korban dilakukan semaksimal mungkin oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jawa Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas dan relawan.

BPBD Jawa Barat mencatat sebanyak 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor di lereng Gunung Burangrang, Kabupaten Bandung Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu (24/1) dini hari.

Berdasarkan keterangan dari BPBD Jawa Barat di Bandung, korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua korban lainnya berasal dari kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang. Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian.

Longsor yang menimpa masyarakat di Bandung Barat terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Bencana ini menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...