Mensesneg Sebut Prabowo Tak Gelar Reshuffle Hari ini, Hanya Lantik Dewan Energi

Muhamad Fajar Riyandanu
28 Januari 2026, 15:06
prabowo, reshuffle, kabinet
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers tentang pencabutan izin usaha perhutanan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki agenda perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka pada Rabu (28/1).

Prasetyo menyebut kegiatan kenegaraan Prabowo di Istana hari ini hanya melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional (DEN). “Tidak ada,” kata Prasetyo saat menjawab pertanyaan wartawan ihwal kabar Prabowo melangsungkan reshuffle hari ini.

Iya mengatakan, Presiden belum akan melantik Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) selepas Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Pengisian jabatan Wakil Menteri Keuangan belum dilakukan karena proses penetapan Deputi Gubernur Bank Indonesia masih berjalan.

Menurutnya, Presiden akan terlebih dulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait pengisian posisi wakil menteri  yang sebelumnya dijabat Thomas Djiwandono. “Masih belum, tunggu dulu,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Politisi Partai Gerindra itu juga menjelaskan alasan Prabowo melantik lanjut jajaran anggota Dewan Energi Nasional. Adapun sebelumnya anggota DEN dilantik oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Prasetyo Hadi menjelaskan, presiden melantik langsung anggota Dewan Energi Nasional karena sektor energi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Menurutnya, langkah ini juga menjadi pesan agar target perceparan swasembada energi dapat segera tercapai.

 Ia berharap pelantikan Dewan Energi Nasional dapat mempercepat persiapan kebijakan, mulai dari peningkatan lifting migas hingga pengembangan energi baru dan terbarukan serta diversifikasi sumber energi, termasuk pemanfaatan energi surya.

“Kenapa langsung Bapak Presiden yang melantik karena masalah energi menjadi salah satu prioritas bangsa,” ujar Prasetyo Hadi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...