Prabowo Lantik 16 Anggota Dewan Energi Nasional, Berikut Daftarnya
Presiden Prabowo Subianto melantik 16 anggota Dewan Energi Nasional periode 2026-2030 di Istana Negara,Jakarta pada Rabu (28/1). Anggota dewan tersebut terdiri dari masing-masing delapan unsur menteri dan anggota pemangku kepentingan
Pelantikan Anggota DEN mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 134 P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Anggota DEN dari Pemangku Kepentingan. Dan juga Keppres Nomor 6 P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Energi Nasional dari Pemerintah.
Daftar delapan anggota Dewan Energi Nasional:
- Johni Jonatan Numberi dari unsur Akademisi
- Mohammad Fadhil Hasan dari unsur Akademisi
- Satya Widya Yudha dari unsur Industri
- Sripeni Inten Cahyani dari unsur Industri
- Unggul Priyanto dari unsur Teknologi
- Saleh Abdurrahman dari unsur Lingkungan Hidup
- Muhammad Kholid Syeirazi dari unsur Konsumen
- Surono dari unsur Konsumen.
Daftar delapan anggota Dewan Energi Nasional dari Pemerintah:
- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merangkap Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy
- Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi
- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
- Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan presiden melantik langsung anggota Dewan Energi Nasional karena sektor energi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Menurutnya, langkah ini juga menjadi pesan agar target perceparan swasembada energi dapat segera tercapai.
Ia berharap pelantikan Dewan Energi Nasional dapat mempercepat persiapan kebijakan, mulai dari peningkatan lifting migas hingga pengembangan energi baru dan terbarukan serta diversifikasi sumber energi, termasuk pemanfaatan energi surya.
“Kenapa langsung Bapak Presiden yang melantik karena masalah energi menjadi salah satu prioritas bangsa,” kata Prasetyo Hadi di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (28/1).
