Prabowo Kumpulkan Mantan Menlu di Istana, Minta Saran Soal Geopolitik

Muhamad Fajar Riyandanu
4 Februari 2026, 16:24
prabowo, menlu, palestina
Katadata
Menteri Luar Negeri 2014-2019 dan 2019-2024 Retno P Marsudi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2). Foto: M Fajar Riyandanu/Katadata
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan menteri luar negeri (Menlu) ke Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (4/2). Mereka hadir untuk membicarakan masalah geopolitik dengan Presiden.

Sejumlah eks menlu yang terpantau hadir yakni Menlu 2014-2024 Retno Marsudi, Menlu 2009-2014 Marty Natalegawa, Menlu 1999-2001 Alwi Shihab, serta Wakil Menteri Luar Negeri 2014 Dino Patti Djalal.

Nama lain yang masuk dalam daftar undangan yakni Menlu 2001-2009 Hassan Wirajuda, Wakil Menteri Luar Negeri 2008-2011 Triyono Wibowo, Wamenlu 2014-2019 Abdurahman Mohammad Fachir, dan Wamenlu 2023-2024 Pahala Mansury. Forum pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Menlu Sugiono dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir.

Arrmanatha Nasir menyampaikan presiden turut mengundang pihak akademisi dalam forum pertemuan kali ini. Ia mengatakan salah satu pokok pembahasan kali ini adalah mengenai situasi geopolitik.

“Bapak Presiden hari ini menerima Menlu, Wakil Menlu, juga mantan Menlu, (mantan) Wakil Menlu serta para think tank untuk berdiskusi,” kata Arrmanatha Nasir.

Arrmanatha belum menjelaskan detail mengenai isu geopolitik apa yang dibahas. Meski demikian, dari undangan yang beredar, para tamu diundang dalam diskusi isu Palestina.

Marty Natalegawa mengatakan, kehadiran dirinya di Istana guna memenuhi undangan Presiden Prabowo. Saat ditanya mengenai langkah Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP), Marty menyampaikan bahwa ia memiliki pandangan pribadi.

Menteri Luar Negeri 2009-2014 Marty Natalegawa (kanan) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2).
Menteri Luar Negeri 2009-2014 Marty Natalegawa (kanan) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2). (Katadata)

Namun ia enggan menjelaskan lebih lanjut sembari ingin terlebih dahulu mendengarkan penjelasan resmi dari pemerintah. "Saya ada pandangan sendiri tapi saya ingin mendengar lagi pandangan, penjelasan nanti," kata Marty.

Pada kesempatan serupa, Alwi Shihab menyampaikan ada sekitar 20 orang yang dihadir dalam forum pertemuan kali ini. “Pak Presiden panggil kami, bekas Menlu, untuk mendapat masukan dan pendapat dari kami,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...