Survei Indikator: Mayoritas Publik Puas dengan Prabowo Termasuk Program MBG

Andi M. Arief
9 Februari 2026, 14:23
Sejumlah siswa menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Desa Cot Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Aceh, Rabu (28/1/2026). Sebanyak 319 orang siswa di sekolah tersebut kembali menikmati menu MBG untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
Sejumlah siswa menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Desa Cot Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Aceh, Rabu (28/1/2026). Sebanyak 319 orang siswa di sekolah tersebut kembali menikmati menu MBG untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka pascabencana banjir bandang.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan mayoritas publik merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei yang melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun dalam kurun 15-21 Januari 2026, menunjukkan sebanyak 79,9 persen puas atas kinerja Prabowo.

"Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026," kata
founder dan peneliti utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dikutip Senin (9/2).

Burhanuddin menjelaskan, sebanyak 13 persen responden menyatakan "sangat puas", 66,9 persen responden menyatakan "puas", sedangkan 17,1 persen responden menyatakan "kurang puas", dan tidak 2,2 persen responden menyatakan "tidak puas sama sekali". Adapun sisanya yakni 0,8 persen responden tidak tahu/tidak jawab.

Dia mengatakan persentase angka kepuasan atau "approval rating" yang didapat Prabowo itu cukup tinggi untuk ukuran seorang presiden. Bahkan, kata dia, angka itu lebih tinggi dibandingkan tingkat kepuasan terhadap Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di awal-awal pemerintahannya tahun 2004, dan Presiden Ke-7 Joko Widodo pada 2014 setelah memenangkan Pilpres.

"Approval rating Pak Prabowo lebih tinggi karena tadi Pak Prabowo bukan hanya menggantungkan modal elektoral dari dukungan dari Pak Prabowo sendiri tapi juga dari Pak Jokowi," kata dia.

Basis Pemilih Gen Z

Burhanuddin mengatakan hasil tingginya tingkat kepuasan terhadap Prabowo itu juga ditopang oleh pemilih Gen Z. Meskipun kelompok generasi tua juga menyatakan puas, tetapi basis pemilih Prabowo pada Pilpres 2024 memang merupakan Gen Z

"Kemarin 71 persen pemilih Gen Z itu mengaku memilih Pak Prabowo menurut exit poll kita. Dan sepertinya tidak beranjak ya dari basis pemilih yang puas sama Pak Prabowo," kata dia.

Menurut dia, sebanyak 17,5 persen responden puas terhadap Prabowo karena memberantas korupsi. Sedangkan, 15,6 persen responden puas karena Prabowo sering memberi bantuan, 11 persen puas karena program kerjanya bagus, dan 10,5 persen puas karena menilai Prabowo sudah ada hasil kerjanya.

Banyak yang Puas dengan MBG

Sebanyak 72,8 persen puas atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto. "Yang cukup puas ini sangat mungkin berubah sesuai dengan kondisi tergantung kemampuan BGN (Badan Gizi Nasional)," kata Burhanuddin.

Dia menjelaskan responden yang merasa "sangat puas" sebanyak 12,2 persen, kemudian yang "cukup puas" sebanyak 60,6 persen. Kemudian responden yang merasa "kurang puas" sebanyak 19,9 persen dan "tidak puas sama sekali" sebanyak 4,5 persen.

"Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat," kata dia.

Selain itu, dia mengatakan bahwa tingkat kepuasan terhadap program MBG juga akan berimplikasi kepada tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo. Namun dari survei itu juga, kata dia, ada responden yang merasa tidak puas terhadap program MBG, tetapi masih puas terhadap kinerja Prabowo.

Di samping itu, dia mengatakan ada seperempat responden yang tak puas terhadap MBG cenderung tidak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Menurut dia, BGN harus memperbaiki kualitas program MBG maupun meminimalisir kasus-kasus negatif, seperti keracunan.

"Jadi ini penting buat BGN untuk memperbaiki kinerjanya. Kalau misalnya program MBG ini ketidakpuasannya meningkat itu punya implikasi terhadap penilaian kinerja Pak Prabowo di mata publik," kata dia.

Adapun proses pengambilan data dalam survei itu dilakukan pada 15-21 Januari 2026, melalui metode wawancara secara langsung, dengan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief, Antara
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...