Dua Pilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua Selatan
Dua pilot pesawat perintis menjadi korban penembakan setelah mendarat di Papua Selatan pada Rabu (11/2) pukul 13.26 WIT. Aparat penegak hukum menunda penembakan dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa mencatat kedua pilot tersebut menggunakan pesawat perintis jenis Cessna Grand Caravan milik PT Smart Cakrawala Aviation. Keduanya tercatat terbang dari Bandara Tanah Merah Papua Selatan pukul 10.38 WIB membawa 12 penumpang dewasa dan seorang bayi.
"Pukul 11.05 WIT pesawat mendarat di Bandara Koroway Batu, Papua Selatan. Sesaat setelah mendarat, pesawat mengalami penembakan," kata Lukman dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (12/2).
Lukman mencatat seluruh penumpang penerbangan dengan pesawat berkode PK-SNR tersebut selamat. Karena itu, pemerintah pusat masih berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Wilayah X Merauke dan Kepala Satuan Pelayanan Bandara Koroway Batu.
"Informasi selanjutnya akan disampaikan sesuai dengan perkembangan informasi di lapangan," katanya.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan pihaknya masih berusaha menjangkau lokasi penembakan. Seperti diketahui, lokasi Bandara Koroway Batu berdekatan dengan perbatasan Papua Pegunungan dan tidak memiliki akses jalan nasional.
Karena itu, Johnny menilai letak geografis menjadi salah satu tantangan untuk menjangkau lokasi kejadian. Walau demikian, aparat penegak hukum menargetkan bisa tiba di lokasi sesegera mungkin.
"Polda Papua dan pers Ops Damai Cartenz 2026 sedang konsolidasi untuk merespon peristiwa tersebut," kata Johnny dalam laman resmi Polri.
Seperti diketahui, peristiwa penembakan pesawat di bandara sebelumnya terjadi di Bandara Nop Goliat Dekai, Papua Pegunungan pada 2023. Lokasi bandara tersebut juga dekat dekat dengan perbatasan antara Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
Kelompok Kriminal Bersenjata dilaporkan menembak pesawat Boeing Trigana Air IL 222 Seri 300 di Kabupaten Yakuhimo, Papua, Sabtu (11/3). Pesawat dengan nomor penerbangan PK--YSC tersebut ditembak sesaat setelah lepas landas dari bandara Dekai sekitar pukul 14.06 WIT.
Kabid Humas Polda Papua Benny Prabowo mengakui adanya laporan terkait ditembaknya pesawat milik Trigana sesaat setelah tinggal landas dari Dekai.
"Pesawat yang membawa 66 penumpang tersebut kini sudah mendarat di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura," ujar Benny seperti dikutip dari Antara, Sabtu (11/3).
