Menag: Istiqlal-Masjid Negara IKN Adalah Masjid Kembar Pusat Keagamaan Nasional

Ira Guslina Sufa
22 Februari 2026, 11:51
IKN
ANTARA FOTO/M Risyal Hiday
Foto udara Masjid Negara berdampingan dengan Basilika (Gereja Katolik) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (18/2/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut Masjid Istiqlal di Jakarta dan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, adalah masjid kembar. Menurut Nasaruddin kedua masjid tersebut  merupakan pusat kegiatan keagamaan nasional.

"Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN adalah masjid kembar. Ilmu apapun yang diterima di Masjid Istiqlal sama yang diterima Masjid Negara IKN," ujar Menag Nasaruddin Umar di Penajam, Minggu (22/2).

Nasaruddin meyakini kehadirannya di IKN sebagai langkah awal sinergi pengelolaan antara Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN sebagai pusat kegiatan keagamaan nasional. Ia menyatakan Kemenag bakal menghadirkan berbagai program, kata dia, antara lain beasiswa pendidikan kader ulama bagi masyarakat Kaltim dan program penayangan kajian keagamaan yang disiarkan secara langsung serta terhubung antara Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN.

Menag menyatakan pendidikan kader ulama Indonesia bagian timur di Masjid Negara IKN dan Indonesia bagian barat di Masjid Istiqlal. Selain itu program kajian keagamaan ditayangkan secara bergantian dan disiarkan langsung dari Jakarta maupun IKN.

"Masjid memiliki peran strategis, bukan sekadar sebagai tempat ibadah, melainkan pusat pemberdayaan dan pembinaan umat, simbol pemersatu umat, rumah besar untuk kemanusiaan,” ucap Nasaruddin.

Ia menyatakan program pendidikan dan keagamaan di IKN akan berkembang sebagai pusat peradaban baru termasuk dalam memperkuat toleransi antarumat beragama dalam satu kawasan. Menag  juga melakukan penanaman pohon, buka puasa bersama, penyerahan bantuan mushaf Al Quran dan pemberian dua ton kurma kepada sejumlah pemangku kepentingan di IKN, diakhiri dengan kunjungan ke Istana Negara dan sejumlah lokasi lainnya di IKN.

Menurut Nasaruddin Masjid Negara IKN menjadi pusat dan ruang pembelajaran spiritual terbuka bagi masyarakat. Keberadaan masjid itu juga menguatkan IKN tumbuh sebagai kota maju secara fisik, serta menjadi kota yang dicintai dan dirindukan masyarakat.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...