Garuda Turun Jadi Maskapai Bintang 4, Menhub Sebut Bagian dari Evaluasi

Mela Syaharani
7 Maret 2026, 11:08
Garuda Indonesia
Katadata
Garuda Indonesia
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Perhubungan Purwagandhi merespons turunnya rating Garuda Indonesia menjadi bintang 4 oleh Skytrax. Dudi mengatakan penurunan rating tersebut merupakan bagian dari evaluasi.

“Penilaian bisa naik dan turun, mudah-mudahan Garuda bisa memperbaiki penilaian ke depannya,” kata Dudy dalam media briefing, Jumat (6/3).

Dudy juga berharap masyarakat tak panik. Dia mengatakan, momentum ini ditangkap sebagai momen perbaikan dan mempertahankan layanan agar peringkat bintang 5 bisa diraih kembali. Menurutnya, maskapai bukanlah lini bisnis yang hanya mengutamakan teknologi tinggi tapi juga pelayanan.

Organisasi riset dan konsultan penerbangan asal Inggris, Skytrax menurunkan tingkat penilaian atau rating Garuda Indonesia menjadi bintang 4. Maskapai BUMN ini sebelumnya mengantongi penilaian tertinggi bintang 5 dalam waktu yang lama.

Alasan rating Garuda menurun adalah fasilitas di pesawat hingga di bandara yang telah usang.  “Banyak fasilitas di dalam pesawat dan fasilitas darat di Jakarta dan Denpasar yang kini sudah sangat usang dan memerlukan pembaruan/modernisasi,” tulis Skytrax dalam laman resminya, dikutip Sabtu (7/3).

Skytrax menjelaskan sertifikasi bintang 4 ini memiliki berbagai parameter pelayanan yang terdiri atas kualitas produk bandara, produk di dalam pesawat, dan layanan stafnya. 

Penilaian produk mencakup kursi, fasilitas, makanan dan minuman, hiburan dalam pesawat (IFE), kebersihan, dan sebagainya, sedangkan penilaian layanan mencakup baik staf kabin maupun staf darat.

“Meskipun standar layanan staf tetap baik, standar produk telah menurun terlalu banyak dalam beberapa tahun terakhir untuk mempertahankan tingkat peringkatnya,” katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...