Prabowo Gelar 5 Rapat Maraton di Hambalang, Bahas Geopolitik hingga Mudik
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3). Prabowo memimpin lima rapat berbeda sejak siang hingga malam hari yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan, geopolitik hingga kesiapan mudik lebaran.
Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya menyampaikan, presiden meminta laporan terbaru terkait perkembangan sejumlah isu dan agenda strategis pemerintah, baik di dalam negeri maupun dinamika internasional.
Isu pertama yang dibahas adalah perkembangan pembangunan sepuluh kampus baru yang difokuskan pada penguatan bidang sains dan teknologi. “Perkembangan pembangunan 10 kampus baru terkait di bidang science, technology, engineering, dan mathematics serta pendidikan kedokteran,” kata Teddy dalam siaran pers yang diterbitkan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, dikutip Senin (9/3).
Selain itu, Prabowo meminta laporan terkait upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di tingkat global serta memperluas kerja sama dengan universitas ternama dunia.
Dalam rapat tersebut, Teddy menyebut bahwa Prabowo turut membahas perkembangan situasi geopolitik internasional, khususnya dinamika di kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki implikasi terhadap kondisi global dan regional. “Perkembangan situasi di Timur Tengah dihubungkan dengan eskalasi geopolitik di Indonesia,” ujarnya.
Topik lain yang juga dibahas dalam rapat tersebut adalah perkembangan program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina di Indonesia, khususnya yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan.
Menurut Teddy, Presiden Prabowo mengundang 20 sampai 40 anak Palestina untuk bersekolah di Indonesia sejak menjabat Menteri Pertahanan pada 2022. Hingga kini, jumlahnya hampir mencapai 200 mahasiswa.
Selain isu pendidikan dan geopolitik, Prabowo juga meminta laporan terkait kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan mulai meningkat dalam waktu dekat. “Kesiapan keamanan dan kelancaran mudik menjelang sepuluh hari menuju Hari Raya Idulfitri,” kata Teddy.
Dalam rangkaian rapat tersebut turut hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.
