Prabowo Bekukan 1.030 SPPG Usai MBG Terkena Sorotan Negatif

Nur Hana Putri Nabila
19 Maret 2026, 23:11
Prabowo Undang Chatib Basri hingga Najwa Shihab ke Hambalang, Kabupaten Bogor, Rabu (19/3).
Instagram @presidenrepublikIndonesia
Prabowo Undang Chatib Basri hingga Najwa Shihab ke Hambalang, Kabupaten Bogor, Rabu (19/3).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya sudah memberhentikan sementara sebanyak 1.030 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum untuk memasak dan mendistribusikan program makanan bergizi gratis (MBG). 

Prabowo mengatakan, saat program MBG mendapatkan sorotan negatif dari masyarakat, ia langsung melakukan pengecekan. Ia memanggil Kepala BGN Dadan Hindayana, melakukan verifikasi, hingga menugaskan timnya untuk turun langsung memantau kondisi program andalannya itu. 

“Dari sekian puluh ribu, dapur sudah kita tutup lebih dari seribu,” kata Prabowo di dalam diskusi bersama jurnalis dan pengamat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/3), dikutip secara virtual pada Kamis (19/3). 

Kemudian, kata Prabowo, Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah memberikan surat peringatan pertama atau SP1 ke 210 SPPG dan SP2 ke 11 SPPG. 

Prabowo mengatakan, pemerintah akan menerapkan sertifikasi dalam operasional dapur program MBG. Ia menyebut, dapur yang ingin beroperasi wajib memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, termasuk kualitas air.

Dapur MBG yang tidak memenuhi ketentuan akan disanksi, mulai dari ditutup permanen maupun sementara. Prabowo juga mengatakan, BGN telah membuka hotline pengaduan SPPG melalui nomor bebas pulsa. Ia menyebut masyarakat termasuk orang tua dan pihak sekolah boleh mengkritik.

“Kita harus siap terima (kabar) tidak baik, siap dimaki-maki, siap dicurigai, tidak apa-apa, saya belajar banyak,” kata Prabowo. 

Temuan Lele Mentah hingga Kelapa Utuh di MBG

Belakangan heboh soal temuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang menyajikan lele marinasi mentah dan dua potong tempe dan tahu sebagai menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lalu SMA Negeri 2 Pamekasan, Jawa Timur menolak MBG untuk siswanya setelah menemukan menu tersebut pada Senin (9/3). Kepala Sekolah SMAN 2 Pamekasan Moh. Arifin menolak porsi MBG karena berisi ikan lele mentah yang dilumuri saus berwarna kuning dan dua potong tempe atau tahu.

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang tidak membantah lele dan tempe mentah menjadi bagian dari menu yang disiapkan untuk siswa SMAN 2 Pamekasan.  Dia menjelaskan dua makanan tersebut bukan seluruh menu yang diterima siswa SMAN 2 Pamekasan. Menurutnya, SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan juga menyediakan roti pizza, telur rebus, susu, serta buah naga. 

"Namun dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi,” kata Nanik dalam keterangan resmi, Selasa (10/3). 

BGN juga menghentikan sementara operasional sembilan SPP) di Gresik, Jawa Timur. Ini lantaran seluruh SPPG tersebut terbukti memberikan kelapa utuh sebagai menu MBG. 

Nanik mengatakan keputusan tersebut diambil karena pengelola SPPG mengulang polemik menu kelapa utuh yang sebelumnya muncul di Kalimantan Timur pada Februari lalu. 

“Karena itu, sembilan SPPG di Gresik yang memberikan kelapa utuh," kata Nanik dalam keterangan resmi, Minggu (15/3). 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...