H-1 Lebaran, Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ Terpantau Lengang

Ajeng Dwita Ayuningtyas
20 Maret 2026, 13:08
Foto udara sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Tol Jakarta Cikampek dan Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), Cikarang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). PT Jasamarga memprediksi pada Rabu (18/3) merupakan puncak arus mudik dengan proye
ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc.
Foto udara sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Tol Jakarta Cikampek dan Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), Cikarang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). PT Jasamarga memprediksi pada Rabu (18/3) merupakan puncak arus mudik dengan proyeksi secara keseluruhan sekitar 3,5 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta melalui jalan tol dengan mayoritas mengarah ke timur atau Transjawa.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Arus kendaraan pemudik Lebaran di jalan tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) terpantau lengang. Hal ini terekam dalam pantauan kamera pengawas milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siang ini, Jumat (20/3). 

Kemarin, Kamis (19/3), kepadatan kendaraan terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek hingga Jalan Layang MBZ di Cikarang, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Rute ini banyak digunakan pemudik karena menjadi akses utama menuju sejumlah wilayah di Pulau Jawa. 

Melansir Antara, antrean kendaraan sempat mengular hingga 30 kilometer akibat kenaikan volume kendaraan pemudik. 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, kini peningkatan arus terjadi di jalur-jalur arteri. Sebagai respons, kepolisian di daerah telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas, seperti sistem buka-tutup, pengalihan arus, hingga penerapan contra flow dan one way di sejumlah wilayah. 

Agus lalu menambahkan, saat ini skema one way nasional masih diberlakukan dan terus dievaluasi. Jika kepadatan arus lalu lintas hari ini terus melandai, kebijakan tersebut berpotensi dihentikan melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga.

“Akan dilakukan evaluasi bersama stakeholder seperti Menteri Perhubungan, Dirut Jasa Marga, dan dilaporkan kepada Kapolri untuk kemungkinan penghentian one way,” kata Agus, dalam keterangan resmi dikutip pada Jumat (20/3). 

Namun hingga siang ini, belum ada informasi resmi pencabutan skema one way nasional.

Di samping itu, pihak kepolisian juga akan melakukan Operasi Ketupat yang fokus menyasar tempat ibadah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk untuk malam takbiran dan salat id. Agus berkata, operasi tersebut tidak hanya mengatur lalu lintas, tapi sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas
Editor: Reza Pahlevi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...