Arus Balik Menguat, Penjualan Tiket Lebaran 2026 KAI Tembus 106%
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 masih menguat hingga hari ini. KAI mencatat hingga Minggu (29/3) pukul 10.00 WIB, sebanyak 202.279 penumpang kereta api (KA) jarak jauh masih akan bepergian.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menuturkan, dinamika perjalanan lebaran tahun ini menunjukkan pola mobilitas yang semakin menyebar.
“Sejak pertengahan Maret, volume pelanggan terus bergerak naik dan saat ini masih berada dalam fase arus balik. Kereta api tetap menjadi pilihan karena jadwal perjalanan yang pasti serta kenyamanan selama perjalanan,” ungkap Anne dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (29/3).
Secara kumulatif hingga hari ini pukul 10.00 WIB, KAI sudah menjual sekitar 4,80 juta tiket dari total kapasitas yang hanya tersedia 4,49 juta tempat duduk. Dengan kata lain, penjualan tiket Lebaran 2026 KAI telah mencapai mencapai 106,9%.
KAI memerinci, pelanggan KA jarak jauh tercatat sebanyak 4,04 juta penumpang atau 113,4% persen dari kapasitas 3,57 juta tempat duduk. Sementara KA lokal melayani 759.469 penumpang atau 81,9% dari kapasitas 926.936 tempat duduk.
Selama periode 11-28 Maret 2026, KAI telah melayani 4,21 juta penumpang. Angka ini terdiri atas 3,52 juta penumpang KA jarak jauh dan 693.473 penumpang KA Lokal.
“Kenaikan volume terjadi bertahap sejak awal masa angkutan lebaran dan mencapai titik tertinggi pada fase arus balik,” ujar Anne.
Ia mengatakan, okupansi di atas 100% menjadi karakteristik operasional perjalanan kereta api. Dalam satu rangkaian perjalanan, Anne mengatakan penumpang naik dan turun di berbagai stasiun sehingga satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda.
Anne pun mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan alternatif jadwal dan relasi perjalanan yang masih tersedia. Selain itu, KAI juga menyediakan promo silaturahmi berupa diskon tiket 20% untuk kelas eksekutif pada periode 25 Maret hingga 1 April 2026.
Sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode lebaran tahun ini antara lain KA Joglosemarkerto, KA Airlangga, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.
“Pergerakan pelanggan di stasiun antara membuka peluang ketersediaan tempat duduk. Perjalanan tetap dapat direncanakan secara fleksibel,” katanya.
