Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Bertambah jadi 3 Orang

Ameidyo Daud Nasution
31 Maret 2026, 10:30
tni, unifil, lebanon
ANTARA FOTO/Fauzan/aww.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (tengah) memberikan pembekalan kepada prajurit Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL di atas KRI Sultan Iskandar Muda-367 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (19/12/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Pertahanan memastikan tiga orang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan misi di Lebanon. Terbaru, dua prajurit TNI meninggal akibat ledakan yang menghancurkan kendaraan mereka di dekat Bani Hayyan, Lebanon, Senin (30/1).

Dua personel TNI yang gugur merupakan bagian dari pasukan perdamaian UNIFIL di bawah payung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Meski demikian, Kemhan belum bisa menjelaskan secara rinci kronologi penyerangan ke TNI.

"Dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI dilaporkan gugur. Sementara, dua prajurit lainnya mengalami luka berat," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait pada Selasa (31/3) dikutip dari Antara.

Rico mengatakan, dua prajurit TNI gugur saat sedang melakukan tugas pengawalan pasukan UNIFIL di Lebanon Selatan, Senin (30/3). Sebelumnya, beredar kabar bahwa dua prajurit tersebut gugur saat sedang mengawal rombongan pasukan yang ingin menjemput jenazah prajurit UNIFIL lainnya.

"Insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut," kata Rico.

Rico mengatakan, Kemhan saat ini berkoordinasi dengan UNIFIL untuk memastikan keselamatan prajurit yang bertugas di Lebanon.

Sebelumnya, anggota TNI bagian dari UNIFIL, Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon meninggal saat konflik antara Hizbullah dengan Israel di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3). Seorang pasukan lainnya dari RI juga mengalami luka parah.

"Saya mengecam keras insiden pada Minggu di mana seorang penjaga perdamaian asal Indonesia di UNIFIL terbunuh," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam akun X, Senin (30/3).

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...