Kualitas Udara Tangsel, Jakarta, dan Bandung Terpantau Tak Sehat Pagi Ini

Ajeng Dwita Ayuningtyas
1 April 2026, 07:49
udara, jakarta, tangsel, bandung
ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz
Suasana lanskap kota yang diselimuti polusi udara di Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kualitas udara Tangerang Selatan, Jakarta, dan Bandung terpantau tidak sehat pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.20 WIB, poin AQI di wilayah-wilayah tersebut lebih dari 150 atau kualitas udara tidak sehat. 

Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.

“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” kata IQAir, Rabu (1/4)

IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.

Berikut daftar lima kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:

  1. Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 167 atau dalam kategori tidak sehat
  2. Jakarta, dengan poin AQI 165 atau dalam kategori tidak sehat
  3. Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 156 atau dalam kategori tidak sehat
  4. Badung, Bali, dengan poin AQI 131 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
  5. Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 117 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif

Sementara itu, Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 55, namun masih masuk kategori sedang.

Kualitas udara yang tergolong sedang sebenarnya masih relatif aman untuk kelompok masyarakat umum. Namun, kualitas udara di kota tersebut rentan bagi kelompok sensitif, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru ketika beraktivitas berat di luar ruangan. 

"Kelompok sensitif sebaiknya mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan secara drastis. Ventilasi tidak dianjurkan, dan jendela sebaiknya ditutup untuk menghindari udara luar yang kotor," demikian dikutip dari laman resmi IQAir.

Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI 0, tepatnya di Kopenhagen (Denmark) dan Roma (Italia). Di bawahnya adalah Milan di Italia dengan poin AQI 3 dan Oslo di Norwegia dengan poin AQI 9. Kualitas udara kota-kota itu tergolong baik. 

Berbanding terbalik dengan keadaan tersebut, kualitas udara di Kota Chiang Mai, Thailand, tergolong sangat tidak sehat dan menjadi yang terburuk di dunia pagi ini. Kemudian tak hanya masuk daftar nasional, Jakarta juga termasuk jajaran kota besar dunia dengan kualitas udara terburuk. Berikut daftarnya:

  1. Chiang Mai, Thailand, dengan poin AQI 208 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  2. Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 165 atau dalam kategori tidak sehat
  3. Shanghai, Cina, dengan poin AQI 158 atau dalam kategori tidak sehat
  4. Yangon, Myanmar, dengan poin AQI 142 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
  5. Kolkata, India, dengan poin AQI 124 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif

Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks umumnya mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori. 

Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o.

Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.  Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...